Headline
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
RI tetap komitmen perjuangkan kemerdekaan Palestina.
Kumpulan Berita DPR RI
PENYIDIK Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan menduga sebutan polisi India di KPK tidak hanya sebutan. Dia menduga kubu itu benar-benar ada di KPK.
"Ya setidaknya-tidaknya saya bisa menduga seperti itu," kata Novel dalam telekonferensi di Jakarta, Minggu (20/6).
Polisi India merupakan sebutan untuk beberapa penyidik asal KPK yang integritas pemberantasan korupsinya dipertanyakan. Penyidik itu disebut berasal dari instansi Polri.
Baca juga: Novel Tuding Firli Gemar Bocorkan Proses Penindakan KPK
Novel juga menduga polisi India di KPK dibantu orang kuat. Dia menyindir kasus penghancuran bukti buku merah di KPK. Pelakunya malah dapat promosi.
"Kasus buku merah itu konyol sekali. Jadi, ada beberapa oknum penyidik KPK kemudian merusak barang bukti yang harusnya perbuatan pidana tapi mereka malah promosi menjadi suatu jabatan yang bagus," tutur Novel.
Namun, Novel menegaskan keberadaan polisi India di KPK masih dalam dugaan. Dia tidak punya bukti untuk membenarkan keberadaan itu.
"Kalau benar saya harus buktikan," tegas Novel. (OL-1)
Novel Baswedan menduga ada intervensi dalam kasus izin pengelolaan tambang nikel di Konawe Utara.
Novel masih meyakini TWK merupakan strategi untuk melengserkan sejumlah pegawai KPK. Sebab, data nilai tes itu tidak pernah diserahkan kepada eks pegawai maupun publik.
Di tengah praktik korupsi yang terus merajalela dan pelemahan KPK yang semakin nyata, pemerintah dan DPR seharusnya dapat memikirkan cara pemberantasan korupsi yang efektif dan tegas.
MANTAN Penyidik KPK Novel Baswedan menilai keterangan saksi Rossa Purbo Bekti soal Firli Bahuri membocorkan informasi OTT kasus suap PAW penting ditindaklanjuti.
Novel menilai gugatan yang dilayangkan oleh Agustiani Tio Fridelina kepada Rossa merupakan bentuk serangan balik secara personal.
Namun demikian, hanya disampaikan secara singkat karena mereka tengah berada di tengah-tengah acara yang sedang berjalan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved