Sabtu 19 Juni 2021, 14:23 WIB

Ketua DPRD Tolikara Bantah Danai KKB Untuk Beli Senjata

Marcel Kelen | Politik dan Hukum
Ketua DPRD Tolikara Bantah Danai KKB Untuk Beli Senjata

MI/Marcel Kellen
Ketua DPRD Kabupaten Tolikara, Arsen Sonny Wanimbo (tengah) didampingi pengacara memberi klarifikasi terkait ia sebagai pendana KKB Papua.

 

KETUA DPRD Kabupaten Tolikara, Arsen Sonny Wanimbo akhirnya angkat bicara terkait pengakuan Ratius Murib alias Neson Murib, tersangka penjualan senjata pada Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB), yang ditangkap Satgas Nemangkawi pada pada Senin (14/6) di Bandara Mulia, kabupaten Puncak Jaya, Papua.

Sonny yang didampingi kuasa hukumnya Aloysius Renwarin, dan sejumlah tokoh Papua, kepada wartawan di Jayapura, Sabtu (19/6) mengaku ia tidak mengenal tersangka Ratius alias Neson Murib itu. Termasuk adanya pemberian uang kepada tersangka senilai Rp370 juta sebagaimana disebutkan oleh Satgas Nemangkawi adalah tidak benar.

Sonny Wanimbo juga menuturkan terkait pemberitaan yang menyebut namanya sebagai penyandang dana pada kelompok KKB, merupakan pencemaran nama baiknya dan pembunuhan karakter yang sistematis.

"Karena Sesungguhnya saudara ini (Neson Murib-red) saya belum kenal. Lalu media sebutkan kami kuliah di Bali. Saya ini kuliah di Jakarta dan tidak pernah transfer. Bahkan, status saya sekarang masih mahasiswa pasca sarjana di Jakarta," kata Sony Wanimbo, seraya menambahkan siap memberikan ijazah sarjana jika penyidik meminta sebagai bukti yang kuat.

Ketua DPRD termuda di Indonesia ini mengaku tidak pernah bertemu Neson Murib. Hingga kini dia pun belum mendpaat surat panggilan dari aparat kepolisian atau Satgas.

"Saya memandang pihak keamanan belum melihat baik-baik masalah ini. Kami akan tunggu perkembangan dari kepolisian. Kalau penyebutan nama saya oleh pelaku Neson Murib, menurut saya adalah hal yang memang bisa menimpa pejabat di Papua. Pejabat memang banyak tantangannya, nanti kami klarifikasi, setelah ada perkembangan lanjutan," urai Sonny Wanimbo.

Sementara Aloysius Renwarin selaku pengacara Sonny Wanimbo mengatakan, pihaknya akan melakukan pendampingan hukum.

"Jika ada tuduhan lain yang tak mendasar kami akan tempuh jalur hukum, kami akan mengambil langkah-langkah hukum," kata Aloysius.

Di tempat yang sama, salah satu tokoh Papua, Diaz Gwijangge yang merupakan senior Sonny Wanimbo selama kuliah di Jakarta menyebut, apa yang disampaikan dalam media massa adalah hal yang keliru.

baca juga: KKB Papua

"Pemberitaan di media itu rancuh dan tidak mendasar. Jadi saat sonny masih mahasiswa, dia bersama saya di rumah saya di Kalibata.Dan saya tahu persis dia kuliah di Jakarta bukan di Bali seperti pemberitaan. Ini pemberitaan rancu," kata Diaz yang juga mantan anggota DPR RI Dapil Papua. (N-1)

 

 

Baca Juga

Ilustrasi

Kasus Tanah Munjul, KPK Usut Transaksi Keuangan PT Adonara Propertindo

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 30 Juli 2021, 13:58 WIB
Penyidik periksa tersangka Dirut PT Adonara Propertindo Tommy Adrian sebagai saksi untuk tersangka eks Dirut Perumda Pembangunan Sarana...
Ilustrasi

KPK akan Terus Kembangkan Kasus Korupsi Bansos

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Jumat 30 Juli 2021, 13:55 WIB
Ali Fikri mengatakan komisi saat ini juga masih menyelidiki unsur kerugian negara agar bisa mengembangkan kasus dengan Pasal 2 atau Pasal 3...
ilustrasi

Aparat Diminta Beri Efek Jera Pelaku Pembunuhan Ketua MUI Labura

👤Cahya Mulyana 🕔Jumat 30 Juli 2021, 08:54 WIB
Kepolisian harus memastikan dapat memberi efek jera kepada...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Atletik Jadi Lumbung Medali

SALAH satu cabang olahraga yang akan sangat menarik untuk disaksikan di Olimpiade 2020 ialah atletik.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya