Selasa 18 Mei 2021, 19:30 WIB

Jabarkan Indonesia Maju, Moeldoko Diapresiasi

Media Indonesia | Politik dan Hukum
Jabarkan Indonesia Maju, Moeldoko Diapresiasi

ANTARA/Akbar Nugroho Gumay
Kepala Staf Presiden Moeldoko

 

INDONESIA Maju adalah konsep yang digagas pemerintahan Presiden Joko Widodo. Konsep itu diejawantahkan Kepala Staf Presiden Moeldoko ke dalam 6 pokok pikiran.

"Yang dipikirkan oleh Pak Jokowi tentang Indonesia Maju, di antaranya ialah di Indonesia tidak ada satu warga negara pun yang tertinggal dalam meraih cita-cita. Untuk itulah Presiden, pemerintah sekarang ini, memberikan dukungan yang luar biasa terhadap dunia pendidikan," kata Meoldoko dalam acara halalbihalal yang digelar Moeldoko Center secara virtual, Senin (17/5).

Mulai dari SD, SMP, SMA, perguruan tinggi. Pemerintah telah memberikan bantuan, agar anak-anak punya semangat dan cita-cita yang bagus. "Masa depan mereka adalah masa depan Indonesia," imbuhnya.

Moeldoko menyebut Presiden Jokowi memberikan perhatian khusus kepada anak-anak Indonesia. Sejumlah persoalan penting yang masih harus dituntaskan, di antaranya soal stunting atau kekurangan gizi. Untuk itu, pemerintah bekerja keras berupaya menurunkan tingkat stunting.

"Kedua adalah Presiden Jokowi memberikan perhatian yang sungguh-sungguh bagaimana nasib masyarakat yang tertinggal. Kita masih memiliki persoalan stunting, stunting adalah sebuah kondisi yang dialami oleh anak-anak kita karena kekurangan gizi. Lingkungan mereka juga kurang bagus, urang memenuhi persyaratan. Pemerintah sangat berkomitmen untuk menurunkan tingkat stunting," lanjut Moeldoko.


Kesehatan


Ketiga adalah soal kesehatan. Moeldoko menyebut pemerintah sedang memaksimalkan program pengembangan puskesmas di daerah-daerah seluruh Indonesia.

"Berikutnya, pemerintah juga sangat concern bagaimana sampai urusan jamban hingga puskesmas di desa-desa. Semuanya dibenahi dengan baik, agar dari sisi kesehatan tidak ada rakyat yang terhambat cita-citanya karena persoalan kesehatan," ujarnya.

Keempat, pemerintah menginginkan seluruh masyarakat Indonesia bisa menikmati hasil-hasil demokrasi. Kelima adalah perihal penegakan hukum yang harus adil. Tidak boleh ada istilah hukum tajam ke bawah, tumpul ke atas.

"Dalam konsep kelima ini, adalah komitmen bahwa Indonesia sebagai negara hukum, tidak boleh satu pun warga negaranya diperlakukan tidak adil. Pemerintah sangat berkomitmen dengan persoalan-persoalan ini. Tidak ada istilah hukum itu tajam ke bawah tumpul ke atas. Sikap Pak Jokowi sangat jelas dalam persoalan ini. Penegakan hukum harus sungguh-sungguh menjadi panglima di negara ini," ujar Moeldoko.

Dalam konsep Indonesia Maju, pemerintah juga menitikberatkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Moeldoko menegaskan Indonesia tidak boleh menjadi bangsa yang selalu tertinggal dalam aspek ilmu pengetahuan dan teknologi.

"Berikutnya adalah Indonesia yang memiliki ilmu pengetahuan dan teknologi yang sejajar dengan bangsa-bangsa lain. Itu yang diinginkan. Jangan kita menjadi bangsa yang selalu tertinggal. Berbagai upaya dilakukan agar Indonesia bisa sejajar dengan bangsa-bangsa lain dalam hal ilmu pengetahuan dan teknologi," kata Moeldoko.

Pemerintah juga ingin masyarakat Indonesia selalu bisa bertahan hidup dalam kondisi apapun, termasuk seperti sekarang yang dihadapkan dengan pandemi covid-19. Moeldoko juga mengingatkan Indonesia juga masih menghadapi berbagai persoalan ideologi hingga radikalisme.

Selain itu, dia juga ingin membawa Kantor Staf Presiden (KSP) menjadi institusi yang responsif terhadap berbagai keluhan masyarakat. Caranya dengan mengusung konsep : KSP Mendengar.


IBSW menanggapi

Menanggapi hal itu, Direktur Eksekutif Indonesian Bureaucracy and Service Watch (IBSW), Nova Andika, mengakui upaya Moeldoko yang menjelaskan pemikiran Jokowi soal Indonesia Maju.

Menurutnya, komitmen Moeldoko mendukung program-program pemerintahan Jokowi tidak diragukan lagi. "Saya mengapresiasi komitmen Moeldoko yang secara sungguh-sungguh mendukung program Indonesia Maju yang diusung Presiden Jokowi untuk melakukan lompatan yang mantap, terukur dan terencana demi mencapai kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia," ujar Nova Andika.

Nova juga mengatakan bahwa Moeldoko yang saat ini masuk dalam jajaran Kabinet Indonesia Maju menaruh perhatian lebih pada kemajuan bangsa ini dalam mewujudkan Visi Indonesia tahun 2045.

"Indonesia Maju merupakan perjalanan bangsa ini menghadapi 2045 yang digambarkan Presiden Jokowi saat pidato pelantikannya. Artinya, kita hanya punya waktu satu generasi saja untuk mempersiapkan anak-anak Indonesia mampu menjawab tantangan tersebut," pungkasnya. (N-2)

Baca Juga

ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

PDIP: Buya Syafii Selalu Gaungkan Ideologi Harapan

👤Mediaindonesia 🕔Jumat 27 Mei 2022, 22:42 WIB
Indonesia kehilangan tokoh besar dengan kepergian cendekiawan muslim itu. Puan juga mengaku hubungan mereka sangat dekat dan sudah seperti...
Dok MI

Ahok: Buya Syafii Maarif Teladan Merawat Kebinekaan

👤Selamat Saragih 🕔Jumat 27 Mei 2022, 20:24 WIB
Ahok dan Buya Syafii memang cukup dekat. Bahkan Buya Syafii pernah membela Ahok yang tersandung kasus penistaan...
Antara

Mengaku Kerap Diintimidasi, Gubernur Papua Minta Perhatian dari Presiden

👤Tri Subarkah 🕔Jumat 27 Mei 2022, 19:13 WIB
Menurut Lukas Enembe, dirinya merupakan satu-satunya dari 34 gubernur di Indonesia yang kerap mendapat perlakuan tidak...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya