Minggu 28 Februari 2021, 16:11 WIB

Artidjo Alkostar Meninggal Dunia

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
 Artidjo Alkostar Meninggal Dunia

MI/Pius Erlangga
Hakim Mahkamah Agung Artidjo Alkostar beraktivitas untuk terakhir kalinya sebelum pensiun.

 

MANTAN Hakim Agung Artidjo Alkostar meninggal dunia pada Minggu (28/2) ini. Kabar duka disampaikan oleh Menteri Koordintor Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD melalui akun Twitternya, yakni @mohmahfudmd.

Mahfud menilai Artidjo sebagai tokoh penegak hukum yang penuh integritas. Saat menjadi Hakim Agung, Artidjo tak ragu untuk menjatuhkan hukuman berat kepada koruptor.

"Artidjo Alkostar adalah Hakim Agung yang dijuluki algojo oleh koruptor. Dia tak ragu menjatuhkan hukuman berat kepada para koruptor, tanpa peduli peta kekuatan dan back up politik," kata Mahfud mengenang sosok Artidjo, Minggu (28/2).

Sejak Desember 2019, pria kelahiran Situbondo pada 22 Mei 1948, ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi salah satu Dewan Pengawas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Artidjo pernah mengenyam pendidikan di Fakultas Hukum Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta.

Baca juga: MA Melempem sejak Artidjo Pensiun

Dia kemudian melanjutkan program master di Northwestern University, Illinois, Amerika Serikat. Di sana, Artidjo menulis disertasi ihwal pengadilan hak asasi manusia (HAM) dalam sistem peradilan di Indonesia.

"Dulu almarhum adalah dosen di Fakultas Hukum UII Yogyakarta yang juga jadi pengacara. Selama jadi pengacara (Artidjo) dikenal lurus," imbuh Mahfud.

Karier Artidjo sebagai Hakim Agung dimulai pada 2000. Selama 18 tahun mengabdi, dia telah menangani 19.483 perkara. Di antaranya kasus yang menyita perhatian publik, seperti korupsi proyek Pusat Pendidikan Pelatihan dan Sekolah Olahraga Nasional Hambalang, suap impor daging, dan suap terhadap mantan ketua Mahkamah Konstitusi Akil Mochtar.(OL-11)
 

 

 

 

 

 

 

 

Baca Juga

MI/ANDRI WIDIYANTO

Ombudsman Sarankan Negara Bentuk Badan Khusus Kelola TMII

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 12 April 2021, 13:35 WIB
TMII tidak boleh dikelola sembarangan mengingat luas aset negara ini sekitar 150...
ANTARA

Teror Terhadap Novel dan Simbol Berantas Korupsi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 12 April 2021, 13:25 WIB
Kapolri didesak mengakhiri kultur impunitas atas serangan terhadap pembela hak asasi manusia (HAM) di...
MI/SUSANTO

Dugaan Korupsi Mandala Krida, KPK Periksa 10 Saksi

👤Cahya Mulyana 🕔Senin 12 April 2021, 13:15 WIB
Hingga kini KPK belum mengumumkan tersangka dalam kasus dugaan korupsi di lingkungan Perprov DIY...

E-Paper Media Indonesia

HALAMAN FOKUS EKSTRA 4 HALAMAN

Fokus Edisi

Modal Bikin Bank Baru kian Besar

 Di ketentuan RPOJK Bank Umum, bagi perbankan yang baru mau berdiri, diwajibkan memenuhi modal inti Rp10 triliun, termasuk untuk pendirian bank digital.

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya