Rabu 27 Januari 2021, 20:06 WIB

Eks FPI Disarankan Gabung Organisasi yang Bermanfaat

Budi Ernanto | Politik dan Hukum
Eks FPI Disarankan Gabung Organisasi yang Bermanfaat

ANTARA/APRILLIO AKBAR
Foto organisasi masyarakat saat melakukan demonstrasi di Jakarta pada November 2020.

 

MANTAN anggota ormas Front Pembela Islam (FPI) banyak yang bergabung ke ormas Islam seperti Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Gerakan Pemuda (GP) Ansor. Hal itu dinilai tepat agar mereka terhindar dari kelompok radikal.

Wakil Ketua Komisi III DPR Ahmad Sahroni mengatakan organiasi seperti GP Ansor punya track record bagus, banyak membantu pemerintah dalam bidang sosial, ekonomi, dan keamanan. "Apabila ada eks FPI yang bergabung, tentu saja merupakan hal bagus," kata Sahroni dalam keterangannya, Rabu (27/1).

Saat FPI dibubarkan, salah satu yang dikhawatirkan adalah mantan anggotanya terpancing gabung ke kelompok radikal. Namun, Sahroni yakin hal itu tidak akan terjadi bila mantan anggota FPI bisa membedakan organisasi yang sesuai konstitusi dan tidak. Menurut Sahroni, bergabung ke NU atau Muhammadiyah merupakan pilihan tepat.

"NU dan Muhammadiyah memiliki fondasi kebangsanaan yang kuat, jadi akan susah paham radikal berkembang di dalam. Mereka saling menjaga anggotanya," kata politikus Partai NasDem ini.

Baca juga: GP Ansor Ajak Eks FPI Bergabung ke Ormas Resmi

Kepada mantan anggota FPI yang belum mendapatkan rumah baru dalam berorganisasi, Sahroni pun berpesan, "Carilah organisasi yang bermanfaat. NU dan Muhammadiyah selalu terbuka untuk menerima mereka-mereka yang ingin membangun bangsa. Yang penting niat berorganisasinya harus baik. Bukan untuk rusuh-rusuhan," katanya.

Menurut Sahroni, pemerintah perlu terus memantau kegiatan mantan anggota FPI agar tidak terjerumus dalam kegiatan terlarang. Semua berhak berorganisasi dan berserikat, tapi tentu tidak melanggar hukum dan konstitusi.

"Bila terindikasi melakukan aktivitas yang melanggar undang-undang, ya pasti akan ditindak tegas," tegas Sahroni.

Seperti diketahui, FPI resmi bubar pada Desember 2020. Setelah itu, sebanyak 30 orang mantan anggota FPI di Sumatera Selatan memilih bergabung dengan GP Ansor untuk melanjutkan semangat berorganisasi. Mantan anggota FPI di daerah lain juga diyakini akan memilih bergabung dengan ormas yang sesuai konstitusi. (R-3)

Baca Juga

Dok BNPT

Rakernas FKPT Tekankan Pentingnya Kolaborasi Tangkal Terorisme

👤Ghani Nurcahyadi 🕔Kamis 04 Maret 2021, 01:19 WIB
sejak 2012 BNPT membentuk Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) yang kini ada di 32 provinsi di seluruh Indonesia guna menumbuhkan...
MI/Andri Widiyanto

Belum Ada Tersangka Baru Kasus Oknum Polisi Jual Senjata ke KKB

👤mediaindonesia.com 🕔Kamis 04 Maret 2021, 00:02 WIB
‘’Masih dua orang itu, masih didalami juga oleh Polda Papua dan Polda Maluku untuk sementara masih dua anggota itu,'';...
MI/Susanto

Ini BB Kasus Asabri, dari Kapal LNG Hingga Mobil Rolls Royce

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 03 Maret 2021, 23:05 WIB
Kejagung telah menyita beberapa barang bukti dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan keuangan dan dana investasi PT Asabri, mulai kapal...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya