Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Subunit Pengamanan dan Penyelamatan Balai Pelestarian Cagar Budaya (BPCB) Jawa Timur Nonuk Kristiana menyebut ciri-ciri bentuk arca yang ditemukan di Desa Manggis, Kabupaten Kediri, mirip dengan arca pada masa Kerajaan Majapahit.
Arca tersebut hingga kini masih disimpan di rumah perangkat desa setempat.
"Jika ditelusuri dari ciri-ciri bentuk arca, posisi, dan bentuk reliefnya, temuan ini mirip dengan arca pada masa Kerajaan Majapahit," kata Nonuk Kristiana di Kediri, Senin (18/1).
Tim BPCB Jatim memantau secara langsung temuan arca di Dusun Dorok, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri. Temuan arca itu, antara lain Arca Ganesha, Arca Siwa, Arca Agastya, Arca Mahakala, dan Arca Durga Mahisasura Mardhini. Lokasi temuannya di Candi Dorok, Desa Manggis, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri tersebut.
BPCB Jatim belum berencana melakukan ekskavasi di lokasi temuan tersebut. Pihaknya menilai tempat tersebut merupakan sanggah, bangunan tempat persembahan sesaji. Hal tersebut juga tampak dari patung resi di tempat tersebut.
Baca juga: Arca Ganesha Terbesar di Desa Dieng Wetan Diangkat
Ia menduga arca bukan tersebut berupa patung dewa, melainkan perupaan resi yang diibaratkan dewa tertentu. Dari fisik patung tersebut juga terlihat bahwa karya ini diduga kuat dipakai manusia zaman Majapahit untuk peribadatan di rumah.
BPCB Jatim juga menyerahkan sepenuhnya untuk perawatan temuan arca tersebut. Arca itu bisa disimpan di museum milik Pemkab Kediri guna mencegah dari perbuatan pencurian.
Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri Adi Suwignyo mengatakan pemerintah kabupaten setempat segara menindaklanjuti rekomendasi dari Tim BPCB Jatim.
"Untuk menyelamatkan aset bersejarah, tentunya kami koordinasi dengan perangkat desa," kata Adi.
Sebelumnya, arca tersebut ditemukan warga Kecamatan Puncu ketika menggali tanah untuk tanaman. Temuan itu sekitar November 2020. Arca tersebut juga diamankan di rumah perangkat di Desa Manggis.
Temuan itu segera dilaporkan ke Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kediri kemudian disurvei langsung oleh BPCB Jatim. Di Kabupaten Kediri juga banyak titik temuan situs bersejarah, termasuk banyak arca yang juga dahulu terpendam, kemudian ditemukan warga. Arca-arca tersebut sebagian besar yang disimpan di Museum Kabupaten Kediri.(Ant/OL-5)
WAKIL Ketua Komisi VIII DPR RI, Singgih Januratmoko, menegaskan bahwa kejadian penampilan goyang biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur bukan masalah sepele.
KETUA PP Muhammadiyah, Anwar Abbas, sangat menyesalkan adanya acara menyanyi dan berjoget seusai acara peringatan Isra Mikraj Nabi Muhammad SAW.
PENGAMAT Sosial dari Universitas Indonesia (UI), Rissalwan Habdy Lubis, memberikan penjelasan soal polemik penampilan biduan di panggung peringatan Isra Mikraj di Banyuwangi, Jawa Timur.
SEKELOMPOK anak muda dari perguruan silat diamankan polisi karena melakukan konvoi yang meresahkan warga dan pengendara lain di Sidoarjo, Jawa Timur.
Menurut Heru, puso terjadi secara tersebar dan sebagian besar berlangsung pada Oktober 2025, saat tanaman padi telah memasuki masa panen.
Jawa Timur miliki Sekolah Rakyat terbanyak, sebanyak 26 Sekolah Rakyat telah beroperasi, menjadikan Jawa Timur sebagai provinsi dengan jumlah SR terbanyak secara nasional.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved