Headline
Istana minta Polri jaga situasi kondusif.
PRESIDEN Joko Widodo diperkirakan bakal mengganti 6 anggota kabinetnya dalam waktu dekat. Selain mengisi kekosongan dua posisi menteri akibat terjerat kasus korupsi, pergantian ini terkait kinerja pembantunya yang dinilai tidak optimal.
“Presiden sudah membahas rencana pergantian itu dengan Wakil Presiden,” kata sumber mediaindonesia.com di lingkungan istana, Senin (21/12)
Sumber ini menyebutkan, selain Menteri Kelautan dan Perikanan serta Menteri Sosial yang sebelumnya dicokok Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Jokowi kemungkinan besar bakal mengganti Menteri Kesehatan yang dinilai tidak optimal dalam menangani pandemi, Menteri Agama, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, dan Menteri Perdagangan.
“Adapun nama yang kemungkinan menjadi Menteri Kelautan dan Perikanan yaitu Sakti Trenggono, Mensos Ibu Risma, Menteri Kesehatan Budi Gunadi, Menteri Agama yang kemungkinan dari kalangan Nahdiyin, Menteri Pariwisata Sandiaga Uno, dan Menteri Perdagangan M Lutfi. Sejumlah nama sudah fix, namun ada satu dua nama yang masih ditimang-timang,” paparnya.
Baca juga : Reshuffle Kabinet Dinilai Kebutuhan Mendesak & Harus Komprehensif
Sementara itu, Jubir Wakil Presiden Masduki Baidlowi menjelaskan besar kemungkinan presiden melakukan reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Hal ini untuk mengoptimalkan kinerja kabinet dalam mengatasi pandemi. “Namun detailnya saya tidak berani ungkapkan,” ujarnya ketika dihubungi, Senin (21/12)
Masduki tidak membantah bahwa Presiden Jokowi sudah melakukan pertemuan empat mata dengan Wakil Presiden Ma’ruf Amin terkait reshuffle ini pada Senin pagi dan petang.
“Biasanya memang terkait dengan hal-hal yang isu-isu strategis. Kalau urusannya apa saat ini saya tidak diberi tahu oleh Wapres, cuma memang betul bicara empat mata (membahas) isu-isu strategis. Kemungkinan membahas reshuffle juga,” katanya tanpa merinci isu apa saja yang dibahas. (OL-2)
Ketua Umum Partai Golkar, Bahlil Lahadalia bersama pejabat teras partainya telah bertemu dengan Presiden Prabowo Subianto, di Istana Kepresidenan, Jakarta Pusat, hari ini.
PENGAMAT politik Citra Institute Efriza menilai pernyataan Presiden Prabowo yang disebut hanya memilih pembantu yang berkeringat bersamanya di Pilpres 2024 sekaligus bantahan isu reshuffle
ISU mengenai orang yang tidak berkeringat dan disebut ingin masuk ke dalam kabinet Presiden Prabowo Subianto tak memiliki implikasi politik secara nyata
Hasan Nasbi mengungkapkan, Kabinet Merah Putih yang berada di bawah kemudi Presiden Prabowo Subianto cukup solid dan kompak.
Presiden Prabowo Subianto dikabarkan tidak akan melakukan perombakan atau reshuffle Kabinet Merah Putih. Sejumlah menteri yang mengikuti sidang Kabinet Paripurna buka suara
“Saya tidak ada rencana mau reshuffle. Sementara saya menilai tim saya bekerja dengan baik. Kita buktikan minggu demi minggu hasil capaian yang kita lakukan,”
Copyright @ 2025 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved