Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
SIKAP toleransi yang diajarkan Wali Songo harus menjadi teladan dalam penerapan nilai-nilai kebangsaan di masa kini dan akan datang.
“Nilai-nilai toleransi yang diterapkan Wali Songo menghadirkan proses penyebaran Islam di Jawa berlangsung damai dan terjadi akulturasi,” kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat saat melakukan sosialisasi Empat Konsensus Kebangsaan bertema Posisi pesantren dalam menjaga ideologi kebangsaan dan ekonomi umat di masa pandemi di Pondok Pesantren Fathul Huda Demak, Jawa Tengah, kemarin.
Sosialisasi yang dilaksanakan secara luring dan daring itu menghadirkan pengasuh Pondok Pesantren Fathul Huda, Sayung, Kabupaten Demak, KH Zainal Arifin Ma’shum, KH Ali Masykur Musa (Ketua Umum PP Ikatan Sarjana NU), dan Ulil Abshar Abdalla (dosen Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia) sebagai narasumber.
Menurut Rerie--panggilan Lestari--salah satu upaya untuk mempertahankan negara ini ialah dengan memperkuat nilai-nilai kebangsaan, salah satunya toleransi yang dicontohkan para Wali Songo dalam menyebarkan agama Islam di Tanah Air.
Nilai-nilai toleransi yang dijunjung tinggi dan dijaga para wali, tambah Rerie, membuat Islam dapat diterima semua orang.
Saat ini, nilai-nilai kebangsaan tersebut, ungkap legislator Partai NasDem itu, juga terkandung dalam empat konsensus kebangsaan, seperti Pancasila, Negara Kesatuan Republik Indonesia, Bhinneka Tunggal Ika, dan UUD 1945.
Pengasuh Pondok Pesantren Fathul Huda, Sayung, Kabupaten Demak, KH Zainal Arifin Ma’shum, mengajak masyarakat mengikuti jejak para ulama dan aulia yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi di Tanah Air.
“Tanah Air kita ini karunia yang sangat besar. Karena itu, kita harus pertahankan negara ini dengan mengamalkan nilai-nilai kebangsaan yang diwariskan para pendahulu kita.”
Ketua Umum PP Ikatan Sarjana NU, KH Ali Masykur Musa, menegaskan bahwa para santri harus memiliki pandangan bernegara yang sejalan dengan sikapnya dalam beragama.
Kemandirian ekonomi di kalangan pesantren, menurut Ali Masykur, harus diwujudkan agar para santri bisa mandiri secara ekonomi dan mengambil peran dalam bernegara.
Dosen Universitas Nahdlatul Ulama Indonesia, Ulil Abshar Abdalla, mengungkapkan bahwa pembentukan negara Indonesia dipengaruhi dua sejarah, yaitu sejarah sejumlah agama dan sejarah Nusantara. Menurut Ulil, sejak masa lalu Indonesia sudah dipengaruhi peradaban multikultural. (Cah/Che/P-1)
Ikrar setia NKRI dicetuskan dalam upacara resmi yang digelar di Pos Sinak BNPB Satgas Yonif 142/KJ, Distrik Sinak, Kabupaten Puncak.
BINGKAI Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) harus terus diperkuat dengan menanamkan nilai-nilai kebangsaan kepada generasi muda dan membangkitkan semangat Sumpah Pemuda.
Adapun delapan poin utama yang tertuang dalam Piagam Pemuda Riau untuk Indonesia, yakni menjunjung tinggi nilai demokrasi dalam menyampaikan pendapat sesuai aturan perundang-undangan.
Bukan sekadar peringatan sejarah, Asyura 2025 serukan solidaritas bagi Palestina dan janji setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Jaga NKRI! Temukan tantangan persatuan & strategi memperkuatnya. Artikel ini wajib dibaca untuk Indonesia yang solid!
Pada eklarasi tersebut, sekitar 1.400 orang perwakilan mantan anggota Jamaah Islamiyah siap kembali ke pangkuan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong penguatan peran keluarga sebagai ruang yang aman bagi perempuan, sebagai bagian penting dalam mewujudkan pembangunan yang berkelanjutan.
WAKIL Ketua MPR RI Lestari Moerdijat, mengatakan peran generasi muda sangat dibutuhkan dalam upaya membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan berkelanjutan.
Lestari Moerdijat mengatakan pemenuhan hak anak berkebutuhan khusus (ABK) dan disabilitas harus terus digencarkan di berbagai aspek kehidupan, termasuk dalam hal pendidikan.
WAKIL Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, mengatakan landasan kerja yang berwawasan lingkungan dan berkelanjutan harus menjadi acuan para pemangku kepentingan dalam pembangunan.
Lestari Moerdijat, menegaskan pentingnya membangun sistem peringatan dini bencana yang akurat dan mudah dipahami, agar risiko dampak cuaca ekstrem dapat ditekan semaksimal mungkin.
KETUA Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Ahmad Muzani menduga maraknya praktik pembalakan liar sebagai salah satu faktor yang memperparah banjir Sumatra dan Aceh.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved