Headline
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Semua hasil kejahatan yang rugikan negara harus dirampas.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron menyatakan struktur baru komisi antirasuah menyesuaikan strategi yang kini mengedepankan pencegahan dan pendidikan masyarakat. Hal itu merespons sejumlah kritik yang menilai struktur baru KPK gemuk.
"Struktur organisasi sesuai dengan strategi yang akan dikembangkan. KPK kini mengembangkan pemberantasan korupsi dengan tiga metode yaitu penindakan, pencegahan, dan pendidikan, sosialisasi serta kampanye," kata Ghufron melalui keterangannya, Rabu (18/11).
Ghufron menjelaskan, perubahan organisasi teraebut berubah seiring dengan kebutuhan KPK mengembangkan strategi pemberantasan korupsi secara menyeluruh. Menurutnya, pemberantasan korupsi tidak bisa dipandang sebagai kejahatan individu melainkan sistemik yang butuh strategi komprehensif.
"Kami memandang pemberantasan korupsi tidak bisa lagi didekati hanya sebagai kejahatan personal tapi sistemik yang perlu ditanggulangi secara komprehensif dan sistemik pula," ungkapnya.
Baca juga : Perubahan Struktur Organisasi di KPK Disorot Masyarakat Sipil
Perkom mengenai perubahan organisasi itu diteken Ketua KPK Firli Bahuri pada 6 November 2020 dan diundangkan 11 November 2020. Pada susunan baru, diatur lima kedeputian dan 21 direktorat. Pada struktur lama di Perkom Nomor 3 Tahun 2018 hanya ada empat kedeputian dan 12 direktorat.
Pada beleid susunan organisasi baru itu terdapat belasan jabatan baru. Ada dua kedeputian baru yakni Deputi Pendidikan dan Peran Serta Masyarakat dan Deputi Bidang Koordinasi dan Supervisi.
Di bawah pimpinan, ada sejumlah posisi baru yakni Staf Khusus, Inspektorat, dan Pusat Perencanaan Strategis Pemberantasan Korupsi.
Adapun jabatan yang dihilangkan dalam struktur lama yakni Deputi Bidang Pengawasan Internal dan Pengaduan Masyarakat, Direktur Pengawas Internal, Unit Kerja Pusat Edukasi Antikorupsi/ACLC. (OL-7)
Amsal, yang merupakan kader jebolan Aceh, kini memikul mandat penuh untuk membawa gerbong besar PII menuju transformasi global.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya membangun learning organization bagi ASN sebagai fondasi penguatan kinerja dan daya adaptasi organisasi.
KETUA Umum Korps HMI-Wati (Kohati) PB HMI, Sri Meisista, menyoroti isu kesetaraan gender dalam organisasi hijau-hitam tersebut.
Hasil diskusi menyebut pentingnya langkah-langkah konkret untuk menutup kesenjangan dalam pengelolaan risiko.
PERCEPATAN transformasi digital dibutuhkan untuk memajukan berbagai bidang, termasuk dalam memajukan dan memperkuat jejaring organisasi.
Kehadiran AIIR menjadi tonggak penting dalam dunia pasar modal Indonesia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved