Selasa 27 Oktober 2020, 12:47 WIB

Hakim Tolak Eksepsi Joko Tjandra

Tri Subarkah | Politik dan Hukum
Hakim Tolak Eksepsi Joko Tjandra

MI/FRANSISCO CAROLIO HUTAMA GANI
Joko Tjandra

 

MAJELIS hakim Pengadilan Negeri Jakarta Timur menolak eksepsi yang diajukan terdakwa kasus surat jalan palsu Joko Tjandra. Hakim Ketua Muhammad Sirad menegaskan PN Jakarta Timur berwenang mengadili perkara tersebut.

"Menyatakan keberatan penasihat hukum tidak diterima. Menyatakan Pengadilan Negeri Jakarta Timur berwenang mengadili perkara terdakwa Joko Soegiarto Tjandra. Memerintahkan penuntut umum melanjutkan pemeriksaan perkara," kata Sirad di ruang sidang PN Jakarta Timur, Selasa (27/10).

Dalam eksepsinya, penasihat hukum Joko Tjandra keberatan dengan penulisan identitas kliennya yang lengkap disertai kata bin Tjandra Kusuma.

Baca juga: KPK Periksa Chairuman Harahap Terkait Kasus KTP-E

Hakim menolak eksepsi tersebut karena penulisan kata bin pada identitas tidak identik dengan agama Islam namun menunjukkan anak dari seseorang.

"Eksepsi tidak beralasan untuk hukum," ujar Sirad.

Hal itu mengamini tanggapan jaksa penuntut umum terhadap eksespsi tersebut.

Sebelumnya, JPU Yeni Trimulayani menilai penulisan identitas yang lengkap disertai kata bin Tjandra Kusuma justru menambah keyakinan dan kejelasan bahwa yang dihadirkan dalam persidangan adalah Joko Tjandra yang merupakan anak dari Tjandra Kusuma.

Selain itu, hakim juga menolak ekspesi penasihat hukum yang menilai surat dakwaan JPU tidak memuat secara rici bahwa Joko Tjandra meminta pembuatan surat jalan tersebut.

Menurut Sirad, justru JPU telah menuliskan kronologi secara rinci kasus tersebut, yakni bermula saat Joko Tjandra mengetahui bahwa usahanya mengajukan peninjauan kembali (PK) terkait statusnya sebagai terpidana kasus hak tagih (cessie) Bank Bali ditolak.

Berangkat dari hal itu, Joko Tjandra meminta agar Anita Kolopaking, yang merupakan penasihat hukumnya saat itu, mengatur segala urusan kedatangannya.

Anita lantas menghubungi Kepala Biro Korwas PPNS Bareskrim Polri Brigjen Prasetijo Utomo yang dikenalkan oleh Tommy Sumardi.

"Surat jalan yang digunakan terdakwa dan Anita Kolopaking pada setiap perjalanannya adalah surat jalan yang tidak berdasarkan dengan keadaan yang sebenarnya," tandas Sirad. (OL-1)

Baca Juga

MI/ADAM DWI

Saksi Kasus Korupsi di Indramayu Diintimidasi

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Minggu 24 Januari 2021, 06:29 WIB
Anggota DPRD Jawa Barat periode 2014-2019 dan 2019-2024 Abdul Rozaq Muslim ditetapkan sebagai tersangka dalam kasus...
Dok. Pribadi

Jadi Calon Kapolri Termuda, Listyo Harus Perkuat Soliditas Polri

👤Mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 23:00 WIB
Komjen Listyo merupakan lulusan Akpol Angkatan 1991. Dari lima nama Jenderal yang diajukan Kompolnas ke Presiden Joko Widodo, dia merupakan...
dok.mi

Pihak GRP Optimistis Permohonan PKPU Ditolak

👤mediaindonesia.com 🕔Sabtu 23 Januari 2021, 22:55 WIB
KUASA hukum PT Gunung Raja Paksi Tbk (GRP) optimistis, hakim akan menolak permohonan Penundaan Kewajiban Pembayaran Utang  (PKPU) PT...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya