Minggu 25 Oktober 2020, 00:54 WIB

Hak-Hak Kaum Perempuan Harus Terus Diperjuangkan

Syarief Oebaidillah | Politik dan Hukum
Hak-Hak Kaum Perempuan Harus Terus Diperjuangkan

Dok. Kowani
Webinar Kowani membahas hak-hak kaum perempuan

 

KEBERADAAN Yayasan Lembaga Bantuan Hukum dan Masalah Keluarga (YLBHMK) Kongres Wanita Indonesia (Kowani) bertujuan secara aktif membantu melaksanakan program kerja Kowani yang diterima pada Kongres ke-XXV, yaitu meningkatkan kesadaran hukum wanita dan remaja secara khusus, serta masyarakat pada umumnya.

Guna membantu dan menyelesaikan permasalahan dengan memberikan konsultasi dan bantuan hukum, YLBHMK menggelar webinar bertema “Hak Asuk Anak Dan Harta Gono Gini Pasca Perceraian” dan “Pembagian Harta Warisan”.

"Melalui acara ini YLBHMK secara bertahap, berlanjut dan berkesinambungan serta konsisten dan secara tulus menjalankan dharmanya untuk turut mengemban peran Ibu Bangsa, sebagai mandat dan amanat yang telah diterima sejak Kongres ke-II pada tahun 1935, yaitu tanggung jawab mulia menyiapkan generasi penerus bangsa yang bertanggung jawab, menyiapkan generasi muda yang nasionalis, unggul, kreatif, inovatif berdaya saing serta mampu menjaga moral keluarga dan masyarakat, yang menjaga alam untuk anak cucunya dan mampu menggerakkan ekonomi keluarga serta masyarakat," papar Ketua Umum Kowani Giwo Rubianto saat sambutan webinar YLBHMK tersebut di Jakarta, Sabtu (24/10).

Giwo yang juga mantan Ketua KPAI mengatakan, perhatian utama Kowani tak hanya pada kondisi perempuan, tapi juga sangat memperdulikan kondisi anak-anak di Indonesia. Dengan harapan agar semua hak-hak terhadap perempuan dan anak-anak dalam ranah hak asuh serta harta waris dapat dipenuhi baik oleh lingkungan masyarakat keluarga maupun bangsa dan negara.

Menurutnya, sudah banyak undang-undang maupun peraturan hukum, yang melindungi hak-hak kaum perempuan, tetapi pada kenyataannya masih banyak yang perlu disosialisasikan serta diimplementasi dalam pelaksanaannya di lapangan.

'Maka harus ada sinergitas dari semua elemen memberikan sosialisasi perlindungan perempuan dan anak sehingga masyarakat khususnya perempuan untuk memahami hak-haknya dan terutama bagi dirinya dan serta anak-anaknya agar dapat terlindungi dengan baik," tegas Giwo.

Baca juga : Osteoporosis Bukan Hanya Soal Kurang Kalsium

Kowani memiliki 5 Yayasan yaitu Yayasan Seri derma Kowani, Yayasan Hari Ibu, Yayasan Kesejahteraan Anak dan Remaja, Yayasan Bina Daya Wanita dan YLBHMK (Yayasan Lembaga Bantuan Hukum dan Masalah Keluarga) yang didirikan sejak tahun 1972.

Dalam kesempatan itu Giwo memberikan apresiasi kepada Ketua YLBHMK Charletty Choesyana Taulu serta narasumber lainnya yang juga berprofesi advokat antara lain N.R. Indriati dan Rita Mowoka Rusfien.

Kedua narasumber itu mengutarakan kebanyakan kaum perempuan sering mengalah dalam memperjuangkan hak hak nya, khususnya ketika mengalami musibah perceraian sering kali pasrah tidak menuntut hak hak dirinya serta anaknya oleh mantan suami yang masih berkewajiban memberi nafkah khususnya untuk membiayai anak anaknya.

"Kaum perempuan yang.telah bercerai karena keterpaksaan lebih banyak mengalah kepada mantan suaminya.Padahal ada hak hak dirinya juga untuk anak anaknya guna biaya kehidupan sehari hari atau biaya pendidikan anak, " kata Rita Mowoka.

Bagi Indriati masih ada hak kaum perempuan yang dapat ditempuh melalui pengadilan agama menuntut hak atas perjanjian akibat perceraian kepada mantan suami.

"Jadi kaum perempuan jangan menyerah teruslah berjuang memperjuangkan hak haknya, " pungkas Indriati.(OL-7)

Baca Juga

Ilustrasi

PP Muhammadiyah: Teror di Sulteng Akibat Ketegangan Sosial

👤Emir Chairullah 🕔Minggu 29 November 2020, 14:05 WIB
PP Muhammadiyah mendesak pemerintah melalui aparat keamanan segera bertindak dan menindak tegas pelaku teror di Kabupaten Sigi, Sulawesi...
Ilustrasi

Pekerjaan Pimpinan Sebelumnya Recoki Tugas KPK Saat Ini

👤Kautsar Bobi 🕔Minggu 29 November 2020, 13:48 WIB
"Di sela-sela (kerja KPK) saat ini masih direcoki pekerjaan-pekerjaan yang kemarin tidak didapati oleh kepemimpinan sebelumnya,...
Antara/Yulius Satria

HUT Korpri, Presiden Minta Reformasi Birokrasi Dipercepat

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Minggu 29 November 2020, 13:32 WIB
Kelembagaan birokrasi juga perlu disederhanakan untuk mempercepat pengambilan keputusan. Di masa pandemi, ASN harus lebih adaptif dan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya