Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Hari Setiyono memaparkan hasil survei kepuasan publik terhadap kinerja Jaksa Agung ST Burhanuddin.
Menurutnya, berdasarkan hasil survei yang dilakukan oleh Indonesia Political Review (IPR), kinerja Burhanuddin dinilai cukup memuaskan.
"Hasil survei menunjukan secara umum kinerja para menteri masih berada di bawah 50 persen. Jaksa Agung ST Burhanuddin berada di urutan keempat dengan 44 persen," ujar Hari ketika dihubungi, Sabtu (24/10).
Hari pun menyambut baik hasil survei tersebut. "Kami mengapresiasi dan berterima kasih kepada masyarakat atas penilaiannya yang cukup memuaskan terhadap kinerja Jaksa Agung Burhanuddin yang baru setahun memimpin Kejaksaan Agung. Kami akan terus berkarya dan bekerja meningkatkan pelayanan penegakan hukum kepada masyarakat,” kata Hari.
Tiga urutan di atas Burhanuddin adalah Menteri Pertahanan Prabowo Subianto dengan raihan 45,2%, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi (44,9%), dan Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali (44,8%).
Sebelumnya, Direktur Eksekutif IPR Ujang Komarudin mengatakan survei tersebut dilakukan di 34 provinsi yang ada di Indonesia dan menggunakan metode multistage random sampling. Wawancara dilakukan pada 1-10 Oktober 2020 dengan cara telesurvei, yakni responden diwawancara melalui kontak telepon menggunakan kuesioner. Jumlah responden sebanyak 1.000 responden dengan margin of error kurang lebih 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95%.
"Survei ini bermaksud mengukur 2 hal isu utama, yakni mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin dan mengukur tingkat kepuasan publik terhadap kinerja para menteri Jokowi-Ma’ruf Amin," kata Ujang.
Urutan berikutnya, setelah Jaksa Agung ST Burhanuddin, antara lain Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD (43,7%), Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian (43,0%), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (42,8 %), Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita (42,5%), dan Menteri Koordinator Perekonomian Airlangga Hartarto (42,0%)
Menteri yang paling kecil mendapatkan kepuasan publik terkait kinerja ialah Menteri PPPA I Gusti Ayu Bintang Darmawati (34,8%), Menteri Riset dan Teknologi Bambang Brodjonegoro (34,5%), Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko (34,0%), Sekretaris Kabinet Pramono Anung (33,6%), dan Menteri Ketenagakerjaan Ida Fauziah (33,3%).
Terkait kinerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin, hasil survei IPR membuktikan bahwa sebanyak 43,7% (gabungan sangat puas dan puas) publik mengatakan puas dengan kinerja pemerintahan Jokowi-Ma’ruf Amin. Sementara itu, 51,3% (gabungan tidak puas dan sangat tidak puas) mengatakan tidak puas. Sisanya, 5,0% mengaku tidak tahu atau tidak jawab. (J-2)
Berdasarkan survei itu, Fernando menjelaskan secara umum masyarakat masih menaruh harapan besar kepada penegakan hukum meski saat ini tengah mendapat sorotan.
Sejak berhasil mendapatkan pendanaan Seri A tahun 2022 lalu, Populix mengaku berupaya memperluas akses masyarakat terhadap riset.
Menteri Agama Nasaruddin Umar dinyatakan terbaik karena dianggap berhasil menurunkan ongkos naik haji.
Kemenangan tersebut merupakan kemenangan bersama. termasuk dua paslon lain yang terlibat pada kontestasi Pilkada Serentak 2024.
PASANGAN M Toha-Rohman mengalami peningkatan elektabilitas di Pilkada Musi Banyuasin berdasarkan survei FIXPOLL Indonesia.
KE manakah 'berlabuh' suara pendukung Anies Baswedan di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta? Kiranya jawabannya bukan 'golput' atau tidak menggunakan hak pilih.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya membangun learning organization bagi ASN sebagai fondasi penguatan kinerja dan daya adaptasi organisasi.
Pengangkatan Billy merupakan bagian komitmen PT Taspen dalam menghadirkan kepemimpinan profesional dengan pengalaman internasional dan lintas sektor.
Kondisi perekonomian dan persaingan industri yang kurang kondusif sepanjang tahun 2025 menjadi salah satu faktor utama yang memengaruhi kinerja.
PT Perkebunan Nusantara I (PTPN I) mencatatkan kinerja positif. Hingga November 2025, nilai penjualan produk yang dihasilkan mencapai Rp3,56 triliun lebih.
Kebijakan GSH merupakan langkah elegan sekaligus apresiasi kepada karyawan.
Transformasi dan kinerja positif tidak terlepas dari dukungan Danantara selaku pemegang saham seri B.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved