Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
WACANA reshuffle kabinet kembali mencuat. Menanggapi hal tersebut Partai Amanat Nasional (PAN) mengungkapkan partainya tetap mendukung agenda pemerintah yang pro rakyat.
"Pokoknya untuk hal-hal yang baik dan pro rakyat, kita dukung agenda-agenda dari pemerintah," tutur Sekretaris (Sekjen) PAN Eddy Soeparno saat dihubungi di Jakarta, Jumat (3/7).
Eddy mengaku, di kalangan internal PAN saat ini belum ada pembahasan lebih lanjut mengenai wacana perombakan kabinet. Diakuinya PAN hingga saat ini belum menyiapkan nama-nama kadernya untuk duduk di kabinet.
"Saya belum dengar itu. Masalah reshuffle kabinet sepenuhnya hak prerogatif presiden dan beliau yg paling mengetahui sosok yg paling cakap membantunya di kabinet," ungkapnya.
Sebelumnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta jajaran menteri Kabinet Indonesia Maju bekerja lebih keras di masa pandemi Covid-19. Hal itu disampaikan Jokowi saat Sidang Kabinet Paripurna berlangsung secara tertutup pada 18 Juni 2020. (OL-4)
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada reshuffle kabinet di istana, hari ini (28/1).
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan istana belum membahas soal adanya isu reshuffle kabinet. melainkan pelantikan dewan energi nasional
KEPALA Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menuturkan apabila reshuffle kabinet Merah Putih merupakan hal wajar. Sebab, saat ini jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong
SEKRETARIS Negara Prasetyo Hadi membantah adanya isu perombakan (reshuffle) kabinet. Menurutnya, makna reshuffle yang beredar luas di publik tidak benar.
Isu perombakan kabinet kembali menguat seiring santernya kabar nama Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra, Budi Djiwandono, yang disebut-sebut berpeluang masuk ke jajaran eksekutif
Pemerintahan Prabowo-Gibran genap berusia satu tahun pada 20 Oktober 2025. Dari sektor ekonomi, beberapa capaian mendapat apresiasi. Namun sejumlah catatan juga dinilai masih berantakan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved