Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ANCAMAN reshuffle yang dilontarkan Presiden Joko Widodo tidak diambil pusing oleh Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Abdul Halim Iskandar. Ia mengaku hanya ingin fokus bekerja.
"Tugas menteri menjalankan sebaik mungkin dan semaksimal mungkin tugas-tugas dari Bapak Presiden," kata Halim di Jakarta Pusat, Selasa (30/6).
Halim pasrah terhadap keputusan presiden terkait perombakan kabinet. Sebab, presiden memiliki hak prerogatif.
"Pengangkatan dan pemberhentian anggota kabinet adalah hak prerogratif presiden," imbuh dia.
Sebelumnya, Presiden sempat mengancam akan merombak para pembantunya bila tak bekerja maksimal. Kemarahannya ia tumpahkan saat Sidang Kabinet Paripurna 18 Juni 2020.
Dalam video tersebut, Kepala Negara tengah menyoroti laporan belanja di kementerian-kementerian yang masih biasa saja. Jokowi memerintahkan anggaran yang telah dikeluarkan segera diberikan kepada masyarakat.
"Misal bidang kesehatan dianggarkan Rp75 triliun baru keluar 1,35% coba, uang beredar kerem di situ semua," kata Jokowi.
Baca juga: Pengamat: Jokowi Marah Boleh, tapi Reshuffle Sekarang tak Ideal
Dia memerintahkan uang segera dikeluarkan dengan penggunaan tepat sasaran. Jokowi menyebut pembayaran tunjangan untuk dokter, dokter spesialis, tenaga medis, belanja untuk peralatan harus segera dikeluarkan.
Jokowi juga menyoroti pembagian bantuan sosial. Dia memerintahkan bantuan sosial segera dibereskan.
"Meskipun sudah lumayan, tapi baru lumayan. Ini extraordinary harus 100%," ujarnya.
Jokowi menegaskan segala usaha harus dilakukan demi menyelamatkan 267 juta masyarakat Indonesia. Dia mengancam bakal mengambil tindakan keras bila tak ada perubahan.
"Bisa saja membubarkan lembaga negara, bisa ada reshuffle, sudah kepikiran ke mana-mana saya, entah buat Perppu yang lebih penting lagi," tegas Jokowi.(OL-5)
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menegaskan tidak ada reshuffle kabinet di istana, hari ini (28/1).
MENTERI Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi mengatakan istana belum membahas soal adanya isu reshuffle kabinet. melainkan pelantikan dewan energi nasional
KEPALA Staf Kepresidenan Muhammad Qodari menuturkan apabila reshuffle kabinet Merah Putih merupakan hal wajar. Sebab, saat ini jabatan Wakil Menteri Keuangan (Wamenkeu) kosong
SEKRETARIS Negara Prasetyo Hadi membantah adanya isu perombakan (reshuffle) kabinet. Menurutnya, makna reshuffle yang beredar luas di publik tidak benar.
Isu perombakan kabinet kembali menguat seiring santernya kabar nama Wakil Ketua Komisi I DPR RI dari Fraksi Gerindra, Budi Djiwandono, yang disebut-sebut berpeluang masuk ke jajaran eksekutif
Pemerintahan Prabowo-Gibran genap berusia satu tahun pada 20 Oktober 2025. Dari sektor ekonomi, beberapa capaian mendapat apresiasi. Namun sejumlah catatan juga dinilai masih berantakan.
Pendataan SDGs Desa yg dilakukan sejak awal 2021, telah memasuki tahap pengukuran implementasinya.
Gus Halim --sapaan akrab Abdul Halim Iskandar-- juga mengimbau kepada seluruh masyarakat di desa untuk terlibat aktif dalam membangun desa.
pemutakhiran data desa berbasis SDGs Desa terus dilakukan salah satunya pemutakhiran data Indeks Desa Membangun (IDM) yang lebih detail.
Sebanyak 32 kepala keluarga (KK) telah resmi ditempatkan di Satuan Permukiman Transmigrasi Kapitan Meo, Kabupaten Malaka, NTT.
Mendes PDTT Abdul Halim Iskandar menegaskan Gerakan Bangga Rupiah harus terus digaungkan di daerah-daerah perbatasan.
Peningkatan perputaran uang tersebut dari masifnya pemudik yang membelanjakan uangnya di desa untuk keperluan konsumtif dan sebagainya.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved