Headline
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Pelibatan tokoh dan elite politik akan memperkuat legitimasi kebijakan pemerintah.
Kumpulan Berita DPR RI
SIKAP kritis sejumlah anggota Komisi VI DPR RI terhadap kebijakan pemerintah memberikan dana talangan untuk Badan Usaha Milik Negara (BUMN), bukan tanpa alasan. Kebijakan tersebut dinilai akan menjadi utang yang dibebankan pada BUMN.
BUMN-BUMN yang diberi dana talangan akan kesulitan menjalankan bisnis mereka karena terbebani kewajiban yang harus dibayar ke pemerintah. Langkah ini akan membuat BUMN sulit menjadi perusahaan yang profesional.
Fraksi NasDem yang paling getol menyuarakan ketidaksetujuannya atas kebijakan dana talangan tersebut. Menurut anggota Komisi VI DPR RI Muhammad Rapsel Ali, banyak opsi yang bisa diambil daripada memaksakan dana talangan.
“Kami paham perusahaan-perusahaan tersebut memang butuh tindakan penyelamatan. Tetapi kerugian aksi korporasi tersebut juga bisa diatasi dengan aksi korporasi. Untuk apa para direksi digaji besar, jika berpikir solusinya hanya dengan mendapat dana talangan?,” kritik politikus yang mewakili Dapil 1 Sulsel ini, Rabu, 24 Juni.
Menurut Rapsel, pemerintah sebaiknya menghapus skema dana talangan dan menggantinya dengan cara cara elegan. Salah satunya creative financing.
Maksud dari creative financing tersebut adalah pembiayaan yang tidak melulu dari APBN, seperti melalui skema Kerjasama Pemerintah dan Badan Usaha (KPBU). Dengan creative financing, BUMN diberi keleluasaan untuk mencari dana selain dari pemerintah.
“Kenapa tidak mencoba creative financing yang berbasis syariah? Lebih aman dan sama-sama menguntungkan. Bebannya tidak terlalu berat,” usul Rapsel.
Sistem ekonomi berbasis syariah kembali dilontarkan oleh Wakil Presiden Ma’ruf Amin. Menurut dia, sistem ekonomi syariah layak menggantikan sistem ekonomi kapitalis yang bertumpu pada bunga sehingga menyebabkan munculnya ketidakadilan dan kesenjangan ekonomi semakin meluas.
"Sistem ekonomi syariah yang bebas dari riba atau bunga dinilai layak untuk menjadi sistem ekonomi alternatif menggantikan sistem ekonomi kapitalis," ujar Ma’ruf Amin saat menyampaikan orasi ilmiah secara virtual di Universitas Muslim Indonesia (UMI) Makassar, Selasa (23/6). (RO/OL-09)
Penunjukan kerabat dekat Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, dalam jajaran manajemen anak perusahaan PT Pertamina (Persero) kembali menjadi perbincangan hangat di jagat maya.
Program Mudik Gratis Pelindo 2026 resmi dibuka! Simak cara daftar online di mudikpelindo.id, syarat dokumen, jadwal keberangkatan, hingga rute kota tujuan.
BPKH menilai revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji menjadi momentum strategis bagi lembaga tersebut untuk memperkuat tata kelola dan fleksibilitas investasi serta penguatan peran anak usaha.
PTPN IV PalmCo memperkuat mitigasi Karhutla 2026 melalui kolaborasi dengan TNI-Polri dan pemantauan digital berbasis AI ARFINA.
Dugaan pemerasan berkedok wartawan menyerang BUMN dan perusahaan swasta dengan tuduhan laporan keuangan fiktif. Modus ancaman dan intimidasi terungkap.
Kuasa hukum Kerry Riza mempertanyakan tuntutan 18 tahun penjara dan uang pengganti Rp13,4 triliun dalam kasus dugaan korupsi tata kelola minyak mentah.
Tidak perlu adanya Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) ataupun yang saat ini diusulkan diubah menjadi Lembaga BUMN setelah adanya Badan Pengelola Investasi (BPI) Danantara.
Regulasi telah membagi peran antara Kementerian BUMN dan Danantara, namun praktik di lapangan justru memunculkan kebingungan arah kebijakan.
Pembentukan Danantara memantik wacana penghapusan Kementerian BUMN. Jika benar terjadi, kementerian ini akan “turun status” menjadi badan, sebuah langkah yang diperkirakan mengubah peta pengawasan sekaligus arah bisnis perusahaan pelat merah.
Pengamat BUMN dari Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Indonesia Toto Pranoto menanggapi kemungkinan Kementerian BUMN diturunkan statusnya menjadi badan.
Pemerintah memberi sinyal bakal mengubah status Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) menjadi badan.
Isu pembubaran Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Ada juga wacana peleburan Kementerian BUMN ke BPI Danantara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved