Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MASYARAKAT acap dibingungkan oleh perbedaan sikap sejumlah pejabat di pusat pada masa pandemi covid-19. Misalnya, soal wacana relaksasi di bidang ekonomi dan ibadah. Seharusnya, pemerintah punya kejelasan komando dan ketunggalan informasi. Selain itu, perjelas juga manajemen krisis penanganan pandemi.
Demikian benang merah diskusi membedah hasil survei daring oleh News Research Center (NRC) Media Group tentang kebijakan mudik, via Zoom, Kamis (14/5).
Salah satu narasumber yang hadir, Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojuddin Abbas, mengatakan manajemen krisis di masa pandemi ini perlu disampaikan ke publik agar publik paham langkah yang diambil pemerintah.
“Perlu ada road map jelas, dari masa pandemi, relaksasi, dan new normal. Sekarang kita di fase apa, apa indikator berpindah dari satu fase ke fase lainnya,” kata dia.
Abbas juga menyoroti kelonggaran di bidang transportasi dan keluar-masuk wilayah dengan pembatasan sosial berskala besar (PSBB ) yang berpotensi menyebarkan covid-19.
Dalam survei NRC, 157 tokoh publik yang menjadi responden memberi catatan penting. Misalnya, soal konsistensi pemerintah untuk membatasi warga mudik. Mereka yang kurang percaya atas kebijakan itu ada 54,78%, sementara yang tidak percaya 14,65%. Artinya, total ketidakpercayaan tokoh publik mencapai 69, 43%.
Dalam perspektif lain, Pakar Kebijakan Publik UI, Riant Nugroho, mengatakan arus pergerakan masyakarat di masa covid-19 ke kampung halaman lantaran tak ada lagi pekerjaan di kota menjadi momentum deurbanisasi. Namun, harus dipastikan pergerakan tersebut tidak menularkan covid-19.
“Daerah juga harus siap memberdayakan mereka yang pulang kampung,” ujarnya.
Kepala Litbang Media Indonesia Irwansyah menambahkan, seharusnya covid-19 jadi musuh bersama (common enemy).
Karena itu, segenap elemen bangsa, termasuk para pejabat, harus seiring sejalan. “Tak ada lagi stigma berdasarkan aliran politik. Para pejabat juga jangan cari panggung masing-masing.”
Dia juga mencermati belum adanya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam menangani covid-19.
Ketiga narasumber mengapresiasi survei NRC. “Para tokoh publik ini memiliki tanggung jawab moral ketimbang survei yang sifatnya random. Temuan survei ini sangat berharga,” kata Riant. (Alw/X-3)
DIREKTUR Pascasarjana Universitas YARSI, Prof Tjandra Yoga Aditama, menjelaskan potensi influenza A (H3N2) subclade K atau Super Flu menjadi pandemi tergantung dari 3 faktor.
Peneliti simulasi wabah H5N1 pada manusia. Hasilnya, hanya ada jendela waktu sangat sempit untuk mencegah pandemi sebelum penyebaran tak terkendali.
ANCAMAN kesehatan global kembali muncul dari Tiongkok. Setelah virus corona yang menyebabkan pandemi covid-19, kali ini virus baru influenza D (IDV) ditemukan.
Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ghufron Mukti mengatakan selama tidak ada deklarasi epidemi di daerah maka korban keracunan MBG akan ditanggung oleh BPJS Kesehatan.
Adanya hewan hidup dan hewan yang baru disembelih di area yang sama meningkatkan paparan cairan tubuh dan feses yang mengandung virus.
Ahli epidemiologi Michael Osterholm memperingatkan dunia agar bersiap menghadapi pandemi mematikan berikutnya.
Ia menjelaskan, salah satu langkah pencegahan yang dilakukan adalah melakukan vaksinasi untuk kepada masyarakat.
Bencana banjir di Sumatra memicu kritik terhadap respons pemerintah. Sosok almarhum Achmad Yurianto kembali dikenang atas perannya sebagai juru bicara pemerintah saat pandemi Covid-19.
Termometer perlu disterilisasi untuk membunuh kuman dan bakteri jika digunakan pada banyak orang.
DALAM beberapa minggu terakhir, rumah sakit dan klinik di wilayah Jabodetabek mencatat peningkatan signifikan pasien dengan gejala flu yang mirip covid-19.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
MENTERI Kesehatan Budi Gunadi Sadikin mengusulkan data program keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) dilaporkan secara rutin seperti laporan covid-19 pada saat pandemi lalu.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved