Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PREVALENSI balita tengkes atau stunting akibat kekurangan gizi kronis di Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) masih tinggi.
Wakil Presiden Ma'ruf Amin mengingatkan Gubernur NTB Zulkieflimansyah bahwa angka stunting di NTB tercatat 33%. Angka ini berarti satu dari tiga balita di NTB bertubuh pendek di bawah rata-rata usianya karena kekurangan gizi kronis.
Prevalensi tersebut, ujar Wapres, di atas prevalensi stunting nasional yakni 30,8% berdasarkan riset kesehatan dasar (riskesdas) 2018. Padahal, pemerintah menargetkan penurunan angka stunting sesuai dapat turun hingga 14% sampai 2024 seusai Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).
"Kita ingin membangun sumber daya manusia yang unggul yang tidak boleh generasi kita itu lemah. Karena stunting, yaitu tidak tumbuh dengan normal, kerdil, nah ini bisa menjadi generasi yang lemah," ujar Wapres Ma'ruf Amin seperti dikutip dari rilis resmi Sekretaris Wakil Presiden (Setwapres).
Pada kesempatan itu, Wapres menghadiri Bazaar Mandalika sebagai rangkaian kerja di Kuta Mandalika, Nusa Tenggara Barat, pada Kamis (20/2).
Selain itu, Wapres menambahkan bahwa angka kemiskinan di NTB sebesar 14% di atas rata-rata nasional yakni 9,2%. Wapres menginginkan agar, program-program strategis untuk menurunkan kemiskinan juga dapat mengintervensi kesehatan dan menurunkan angka balita tengkes.
Dijelaskannya bahwa salah satu penyebab balita tengkes ialah ketersediaan air bersih. Air yang kotor dapat menimbulkan penyakit infeksi dan menghambat penyerapan gizi sehingga membuat balita stunting.
Selain itu, Wapres menekankan pentingnya orang tua memberikan gizi yang baik pada 1000 hari pertama kehidupan. Dimulai dari masa awal kehamilan hingga usia 2 tahun. Masa itu merupakan periode emas pertumbuhan anak.
Pemerintah, imbuhnya, memberikan dana desa yang dapat digunakan untuk pemberdayaan ekonomi masyarakat dan peningkatan status kesehatan masyarakat.
Provinsi NTB memiliki 1137 desa/kelurahan yang terdiri dari 995 desa dan 142 kelurahan. Total dana desa yang digelontorkan pemerintah pusat pada tahun 2019 mencapai Rp1,18 triliun untuk 995 desa di NTB.
Dana-dana itu digunakan untuk 4 (empat) program utama, yakni penataan lingkungan, pelayanan kesehatan, pelayanan pendidikan, dan pembangunan ekonomi. (Ind/OL-09)
Berikut prakiraan cuaca Senin 12 Januari 2026 untuk kota-kota besar di Indonesia dikutip dari BMKG
Pelayanan kesehatan yang aman dan bermutu di provinsi kepulauan
Kabupaten Sumbawa tercatat mengalami 764.994 kali sambaran petir atau setara 72,77% dari total sambaran petir yang terjadi selama periode awal Januari hingga Desember.
Iqbal menilai saat ini merupakan momentum terbaik untuk membangun dari desa.
Isi nota kesepahaman tersebut antara lain peningkatan kecakapan literasi, pemartabatan Bahasa Indonesia, pelestarian bahasa daerah, dan penginternasionalan Bahasa Indonesia.
UNTUK pertama kalinya di Indonesia, para peneliti mengonfirmasi temuan neonatal atau bayi hiu paus di alam liar. Bayi hiu paus tersebut berukuran hanya sekitar 135–145 sentimeter.
Wapres Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan kerja ke IKN Kalimantan Timur meninjau fasilitas pendidikan dan pasar, masyarakat antusiasi berfoto dengan Gibran di IKN
Kehadiran orang nomor dua di Indonesia ini disambut hangat oleh warga, para pelancong, hingga pengemudi ojek daring (online) yang berada di area stasiun.
WAKIL Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka menjanjikan pemerintah pusat akan mempercepat pemulihan infrastruktur di Kabupaten Aceh Singkil, Aceh, pascabanjir dan longsor.
Gibran bertolak dari Pangkalan Udara (Lanud) TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Kamis (4/12) sekitar pukul 05.00 WIB menuju Bandara Internasional Minangkabau, Sumatra Barat.
SAAT mengunjungi Sekolah Rakyat (SR) Terintegrasi 1 Cirebon, Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia, Gibran Rakabuming Raka, menerima surat dari seorang siswa.
SEJUMLAH pedagang mengeluhkan harga sejumlah komoditas pangan yang masih mahal saat Wakil Presiden (Wapres) Republik Indonesia Gibran Rakabuming Raka mengunjungi Pasar Jagasatru.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved