Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
PEMERINTAH dan DPR harus lebih terbuka dalam pembahasan RUU Cipta Kerja dan siap menerima masukan serta bersedia mengubah beberapa pasal yang dinilai kurang tepat. Pasalnya, sejak awal penyusunan, draf RUU dengan konsep omnibus law yang digagas pemerintah itu terkesan kurang transparan.
“Sejak awal memang begitu, kurang sosialisasi dan sekarang ternyata isi drafnya tidak menguntungkan, khususnya bagi kalangan buruh,” ujar pakar politik Universitas Al Azhar Indonesia, Ujang Komarudin, ketika dihubungi, kemarin.
Ujang mengatakan pemerintah dan DPR akan membuat undang-undang yang tidak menguntungkan masyarakat bila melanjutkan pembahasan RUU Cipta Kerja tanpa melibatkan publik.
Karena itu, Ujang berharap agar dalam dalam pembahasan RUU itu pemerintah dan DPR mau lebih membuka diri menerima masukan. Dengan begitu, pasal-pasal yang dianggap merugikan dapat diubah.
“DPR ini kan sejatinya lembaga politik yang merupakan representasi rakyat, mereka wakil rakyat. Mereka harus buktikan itu dengan membuat aturan yang tidak merugikan rakyat,” ujar Ujang.
Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel mengatakan pembahasan RUU Cipta Kerja akan dilakukan terbuka dan sesuai dengan mekanisme yang berlaku. Karena itu, dia meminta seluruh masyarakat memercayakan hal itu kepada DPR dan pemerintah.
“Kita harus berpikir jernih untuk bisa menyelesaikan ini. RUU ini diperjuangkan untuk kepentingan yang lebih besar bagi seluruh masyarakat, khususnya jutaan orang yang belum memiliki pekerjaan,” ujar Rachmat Gobel ketika dihubungi, kemarin.
Kepentingan nasional
Dalam merespons berbagai penolakan atas RUU Cipta Kerja, salah satunya dari serikat pekerja, Rachmat Gobel mengatakan DPR dan pemerintah membuat RUU Cipta Kerja dengan tujuan demi kepentingan nasional, bukan kepentingan kelompok. Pasal per pasal dalam RUU tersebut nantinya bertujuan menciptakan berbagai peluang kerja, investasi, dan peningkatan ekonomi Indonesia dalam jangka panjang.
“Kita perlu ini. Kita perlu untuk investor jangka panjang. Tidak hanya investor besar, tetapi juga untuk UMKM. Mereka yang juga akan kita jaga dan kembangkan melalui omnibus law ini,” ujar Rachmat.
Ia mengatakan, melalui RUU Cipta Kerja, DPR dan pemerintah fokus untuk menciptakan lapangan kerja. Tak hanya untuk saat ini, tetapi juga hingga jangka panjang. “Apalagi nanti juga Indonesia akan menghadapi bonus demografi. Kita harus memikirkan itu.”
Wakil Presiden Ma’ruf Amin mengakui proses omnibus law yang digagas pemerintah ini bakal mendapat tanggapan beragam dari publik. Namun, Wapres menganggap hal tersebut sebagai proses yang wajar.
“Saya kira memang harus keluar di publik supaya aturannya ditanggapi. Nanti kan itu ada proses pembahasan di DPR,” kata Wapres seusai berkunjung ke kawasan Banten Lama, Kasemen, Kota Serang, kemarin.
Menurut Wapres, publik harus mengetahui dan memberikan pendapatnya dalam proses penyusunan omnibus law ini. “Nah nanti DPR kan melakukan rapat dengar pendapat umum (RDPU), memang harus diproses seperti itu,” jelasnya.
Ma’ruf berharap publik bisa memahami alasan pemerintah membuat omnibus law dengan tujuan memudahkan usaha dan menyederhanakan birokrasi yang menghambat. “Jadi dalam rangka perbaikan sebenarnya.” (Des/Che/Uta/Dhk/X-10)
Komnas HAM telah melakukan serangkaian analisis, diskusi ahli, serta pelibatan publik untuk memberikan masukan terhadap draf RUU KKS dan naskah akademiknya.
Mahkamah Konstitusi juga menyatakan bahwa Pemilu adalah satu rezim dengan tidak ada lagi rezim Pilkada.
Pelapor yang merasa laporannya tidak ditindaklanjuti oleh penyelidik atau penyidik dapat membuat laporan kepada atasan atau pengawas penyidikan.
Pada Masa Sidang III ini, Dasco mengatakan DPR RI akan memprioritaskan pembahasan delapan rancangan undang-undang (RUU) yang saat ini sedang dalam tahap Pembicaraan Tingkat I.
Keluhan terbesar dari KUHAP yang berlaku saat ini adalah soal minimnya perlindungan hak tersangka dan minimnya peran advokat.
Bagi Fraksi PKS, salah satu langkah untuk membela Paestina adalah dengan menginisiasi RUU untuk memboikot produk asal Israel.
Setelah mendapatkan persetujuan dari para peserta sidang yang diiringi ketukan palu, Rano kemudian membacakan poin kesimpulan kedua yang berfokus pada pembenahan internal.
Data survei juga mengungkap fakta menarik bahwa penolakan ini tidak terkonsentrasi pada satu kelompok demografi atau politik tertentu
SATU tahun pemerintahan Prabowo-Gibran dinilai berjalan mulus bukan karena kinerja pemerintah yang efisien, melainkan karena lemahnya peran DPR
Publik masih menunggu langkah pemerintahan Prabowo dalam merespons berbagai masalah dengan langkah-langkah korektif.
Sikap partai berlambang banteng tersebut sejalan dengan arahan Ketua Umum Megawati Soekarnoputri.
Presiden Prabowo Subianto menyoroti maraknya perilaku masyarakat yang merasa paling tahu segalanya, terutama soal isu-isu politik dan pemerintahan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved