Headline
Kasus kuota haji diperkirakan merugikan negara Rp622 miliar.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet), mengatakan pemerintah harus melakukan kajian mendalam terkait rencana memulangkan anak-anak eks WNI anggota IS. Berbagai persiapan harus dilakukan untuk memastikan keputusan pemulangan tidak menjadi bom waktu di kemudian hari.
"Pemerintah harus benar-benar mempertimbangkan dan mengkaji secara matang sebelum mengambil keputusan dalam memulangkan anak-anak eks WNI tersebut," ujar Bamsoet, dalam keterangannya, Jumat, (14/2).
Bamsoet meminta kepada pemerintah, apabila memutuskan untuk memulangkan anak-anak eks WNI tersebut maka diperlukan strategi serta persiapan secara matang. Mulai dari pihak-pihak yang akan bertanggung jawab dalam pemulangan tersebut dan kebutuhan yang diperlukan untuk deradikalisasi bagi anak-anak eks WNI.
"Juga untuk melakukan upaya-upaya sesuai prosedur peraturan yang berlaku untuk memulangkan para anak-anak tersebut, guna mencegah masuknya paham radikalisme atau terorisme di Indonesia," ujar Bamsoet.
Bamsoet mengatakan mendorong agar Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) untuk melakukan pengawasan dan rehabilitasi terhadap anak-anak eks WNI yang akan dipulangkan.
Mereka harus diberikan sosialisasi terhadap bahaya terpapar pengaruh radikalisme dan terorisme, serta menanamkan kembali nilai-nilai Pancasila dan sikap cinta tanah air.(OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved