Kamis 13 Februari 2020, 19:01 WIB

Kemendikbud: Soal Siswa Nonton Cap Go Meh Sudah Beres

Atikah Ishmah Winahyu | Politik dan Hukum
Kemendikbud: Soal Siswa Nonton Cap Go Meh Sudah Beres

Dok.MI
Ilustrasi

 

MEDIA sosial digemparkan dengan beredarnya video berisi pengakuan siswa SDN 43 Singkawang, Kalimantan Barat yang didenda gurunya sebesar Rp30 ribu karena menonton Cap Go Meh. Selain itu, beredar pula video klarifikasi guru yang mengaku memberlakukan denda karena siswa tak seharusnya menonton perayaan tersebut.

Menanggapi kejadian ini, Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Dasar Menengah (PAUD Dikdasmen) Harris Iskandar mengatakan bahwa persoalan itu sudah diselesaikan secara baik-baik.

"Sudah beres diselesaikan," kata Harris saat dihubungi Media Indonesia, Kamis (13/2).

Harris menjelaskan, berdasarkan laporan Kepala Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Kalimantan Barat, guru melakukan hal ini karena melaksanakan edaran MUI berupa larangan untuk mengikuti kegiatan/terlibat langsung pada acara ritual.

Dari para siswa yang didenda Rp30 ribu per orang, baru satu siswa yang membayar sebesar Rp5 ribu. Uang tersebut rencananya akan digunakan untuk siswa berprestasi.

Namun sampai berita ini diturunkan, para pihak yang terlibat sudah sepakat untuk mengakhiri persoalan ini secara baik-baik.

"Guru sudah menyampaikan permohonan maaf, pihak yang memviralkan sudah bersedia menghapus kontens tersebut. Semua pihak bersepakat bahwa persoalan ini dianggap sudah selesai," tandasnya.(OL-4)

Baca Juga

MI/ADAM DWI

Saksi Kasus Dugaan Korupsi Benur Banyak yang Berbohong

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Kamis 28 Januari 2021, 06:42 WIB
Lembaga Antikorupsi itu mengingatkan ada hukuman berdasarkan aturan yang berlaku jika para saksi tidak...
ANTARA FOTO/Puspa Perwitasari

Kejagung Tentukan Tersangka Asabri Pekan Depan Lewat Gelar Perkara

👤Antara 🕔Kamis 28 Januari 2021, 02:00 WIB
Sejauh ini, ada tujuh calon tersangka dalam kasus dugaan korupsi di...
Antara/RenoEsnir

Gebrakan Jenderal Listyo Sigit Dinanti Publik

👤Rahmatul Fajri 🕔Rabu 27 Januari 2021, 23:46 WIB
"Jangan sekadar jargon. Jadi, jangan hanya ganti kapolri, ganti jargon, tapi tidak ada implementasi. Pak Listyo harus menbuktikannya...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya