Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KEPALA Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP), Muhammad Yusuf Ateh, enggan berkomentar terkait kelanjutan audit keuangan PT Asuransi Sosial Angkatan Bersenjata Republik Indonesia (Persero) atau ASABRI, yang diduga menyebabkan kerugian negara.
Ateh mengaku dirinya belum mengetahui soal audit tersebut. "Belum tahu," ujarnya kepada media di Kantor Wakil Presiden, Senin (10/2).
Dia beralasan ingin memastikan terlebih dahulu kasus tersebut. Dia juga mengaku belum mengetahui perkembangan kasus dugaan korupsi yang digadang-gadang merugikan negara hingga triliunan rupiah.
"Belum tahu saya baru ini, masa enggak mengerti jawab-jawab," pungkas Ateh.
Baca juga: Kementerian BUMN Berhentikan 2 Direktur Asabri
Seperti diberitakan pada Rabu (15/1), Wakil Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Kartika Wirjoatmodjo, mengungkapkan pihaknya tengah melakukan peninjauan terkait kasus ASABRI.
"Kita lagi audit dengan BPKP, memang ada penurunan nilai saham dan reksa dana yang signifikan," ungkap Tiko.
Tiko mengatakan kasus yang terjadi di ASABRI serupa dengan kasus di PT Asuransi Jiwasraya (Persero). Dalam hal ini, persoalan saham yang tidak likuid menjadi pokok masalah. Tiko menyebut ada keterkaitan antara kasus yang menimpa dua perusahaan asuransi tersebut.
"Emang saham yang ada di Asabri, seperti yang ditampilkan di media sosial. Ya mirip lah dengan saham Jiwasraya, memang ada semacam hubungan antara permainan saham Jiwasraya dengan ASABRI," ungkapnya.(OL-11)
Asabri berhasil mendapatkan Peringkat Ke-2 BUMN dengan Kategori Volume Belanja Terbesar ke Seller Rekomendasi pada ajang PaDi Business Forum & Showcase 2025.
PT Asabri (Persero) bergerak cepat dalam mendampingi masyarakat yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor di wilayah Sumatra dengan mengirimkan bantuan untuk warga yang terdampak.
Dalam rangka memperingati Hari Kesehatan Nasional (HKN) 2025, PT Asabri (Persero) menegaskan komitmennya untuk menjaga kesehatan seluruh peserta secara berkelanjutan.
Partisipasi Asabri dalam program ini juga menjadi wujud nyata kontribusi perusahaan terhadap pembangunan ekonomi nasional.
Empat novum yang diajukan itu di antaranya laporan keuangan, risalah Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS), mutasi rekening bank, serta dokumen pembagian dividen.
PT Asabri (Persero), mendukung realisasi visi Indonesia Emas 2045 melalui berbagai program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) perseroan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved