Headline
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Gibran duga alih fungsi lahan picu tanah longsor di Cisarua.
Kumpulan Berita DPR RI
PRESIDEN Joko Widodo disambut upacara kenegaraan oleh Gubernur Jenderal Australia, David Hurley, di Government House, Canberra, Australia, Minggu (9/2). Kunjungan ke Government House ini merupakan agenda pertama Jokowi selama di Australia.
Tiba di State Entrance, Jokowi, sapaan akrabnya, disambut oleh Gubernur Jenderal Australia, David Hurley dan sang istri, Linda Hurley. Mereka kemudian berfoto bersama di depan pintu utama sebelum memasuki gedung. Pada saat bersamaan, terdengar dentuman meriam yang ditembakkan sebanyak 21 kali.
Di dalam gedung, Jokowi disambut Menteri Luar Negeri Australia, Marise Payne dan First Assistant Secretary Ministerial Support Division DPMC, Gerrard Martin. Selanjutnya, Jokowi mengikuti upacara kenegaraan.
Baca juga: Jokowi Bahas Investasi dengan Australia
Setelah selesai mengikuti upacara kenegaraan, Jokowi menandatangani buku tamu di Drawing Room. Kepala Negara kemudian menuju Private Hall dan langsung mengadakan pertemuan dengan Gubernur Jenderal David.
Penyambutan kenegaraan ini ditutup dengan jamuan santap siang yang diawali sambutan dari Gubernur Jenderal David dan Presiden Jokowi.
Sebelum meninggalkan Government House, Presiden Jokowi diajak berkeliling menggunakan buggy car bersama Gubernur Jenderal David dan Perdana Menteri (PM) Australia Scott Morrison.
Turut mendampingi Jokowi, yaitu Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan, Mahfud MD, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri, Retno Marsudi, Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, Menteri Perdagangan, Agus Suparmanto, Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal, Bahlil Lahadalia dan Duta Besar Indonesia untuk Australia, Yohanes Legowo.(OL-11)
Akankah perlawanan Roy Suryo cs akhirnya bakal kandas nanti?
KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) didesak segera memanggil Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) untuk diperiksa sebagai saksi dalam perkara dugaan korupsi kuota haji 2023-2024.
Langkah ini diambil sebagai bentuk kepastian hukum setelah tercapainya kesepakatan antara pihak-pihak yang berperkara.
Setelah adanya permohonan RJ dari para pelapor dan tersangka, serta mempertimbangkan terpenuhinya syarat keadilan restoratif sesuai ketentuan yang berlaku.
Jokowi disebut menanyakan kapan Eggi berangkat ke Malaysia untuk berobat.
Presiden Prabowo Subianto dan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memberikan atensi terkait penanganan perkara ini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved