Headline
Indonesia tangguhkan pembahasan soal Dewan Perdamaian.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Wakil Presiden RI Jusuf Kalla (JK) mengenang pemikiran almarhum KH Solahuddin Wahid (Gus Sholah). Gus Sholah selalu menekankan fungsi agama untuk kehidupan berbangsa dan bernegara. Terutama dalam merajut persatuan dan kesatuan.
"Kami bahas bagaimana agar supaya bersatu dan kuat. Bukan berpikir untuk perpecahan," kata JK usai menghadiri tahlilan di kediaman Gus Sholah di Jalan Tendean nomor 2C, Jakarta, Sabtu (8/2).
Tidak hanya itu, Gus Sholah juga ingin agama mampu memajukan bangsa. Almarhum ingin agama tidak hanya sebagai alat berhubungan dengan pencipta.
Baca juga: Tokoh Besar Muncul jika Negara Aman
"Bahwa agama bukan hanya di agama semata. Tapi gimana soal upaya kita untuk mencapai kemajuan bersama," ungkap dia.
Oleh karena itu, JK ingin berbagai pemikiran Gus Sholah terkait kehidupan berbangsa da bernegara diteruskan. Sehingga, persatuan dan kesatuan tetap terjaga.
"Kita semua yang hadir di sini agar bisa melanjutkan upaya-upaya itu. Bagaimana selalu beliau kemukakan, dalam berbagai pertemuan sebab itulah yang beliau wariskan," ujar dia. (OL-1)
Wakil Presiden RI ke-10 dan ke-12 Jusuf Kalla menilai Indonesia perlu menunjukkan sikap tegas terhadap konflik yang melibatkan Iran, terutama jika negara tersebut menjadi pihak yang diserang.
Yayasan Muslim Sinar Mas (YMSM) wakafkan 2.000 mushaf Al-Quran melalui Dewan Masjid Indonesia (DMI) guna memperkuat literasi keimanan dan solidaritas umat.
KONFLIK Israel-Amerika dengan Iran sedikit banyak berpengaruh bagi Indonesia, baik di dalam negeri maupun di luar negeri.
Presiden Prabowo Subianto mengundang SBY, Jokowi, Jusuf Kalla, hingga ketum parpol ke Istana Merdeka malam ini. Simak agenda dan daftar tokoh yang hadir.
MANTAN Wakil Presiden RI Jusuf Kalla alias JK menilai serangan Amerika Serikat - Israel terhadap Iran akan mengerek harga minyak dunia menjadi naik. Dampaknya terhadap Indonesia kenaikan BBM
Acara Buka Puasa Bersama di Kantor DPP NasDem di Jakarta dihadiri Surya Paloh, Puan Maharani, Sufmi Dasco, Jusuf Kalla, dan Anies Baswedan.
Mimpi Gus Sholah untuk membangun rumah sakit berawal dari banyaknya santri di Pesantren Tebuireng dan beberapa pondok pesantren sekitarnya.
Ratusan orang berebut menggotong keranda jenazah Gus Sholah, panggilan akrab Salahuddin Wahid, yang bertutup kain hijau.
Meninggalnya KH Salahuddin Wahid atau Gus Sholah meninggalkan duka mendalam bagi bangsa ini.
Gus Sholah meninggal dunia pada Minggu (2/2/2020) pukul 20.55 WIB setelah menjalani perawatan pascaoperasi jantung.
Pembacaan tahlil dan doa wafatnya Gus Sholah tersebut akan digelar selama 7 hari.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved