Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
KLAIM Tiongkok atas Perairan Natuna memancing reaksi keras berbagai kalangan. Wakil Ketua MPR Lestari Moerdijat mengingatkan negara asing, tanpa kecuali, untuk tidak mengganggu kedaulatan Indonesia, termasuk Perairan Natuna.
Menurut politikus Partai NasDem itu, sebagai negara sahabat, seharusnya Tiongkok segera menarik kapal-kapal nelayan miliknya dari Perairan Natuna yang menjadi wilayah teritori Indonesia. Tiongkok harus menghormati kedaulatan Indonesia.
"China selayaknya mematuhi wilayah ZEE (Zona Ekonomi Eksklusif). China tidak punya landasan kuat untuk mengklaim wilayah perairan Natuna sebagai miliknya," tegas Lestari.
Indonesia berpijak pada Konvensi Perserikatan Bangsa-Bangsa tentang Hukum Laut atau United Nations Convention on the Law of the Sea (UNCLOS). UNCLOS merupakan lembaga yang menetapkan batas ZEE.
"Ada sejumlah prinsip yang harus dihormati dalam berelasi dengan negara lain. Intinya harus saling menghormati dan saling menguntungkan. Tidak bisa main klaim secara sepihak. Jika salah satu dari prinsip-prinsip itu dilanggar, maka kita harus dengan tegas memperingatkan negara yang melanggar prinsip hubungan internasional tersebut," tukas Lestari yang akrab dipanggil Rerie.
Rerie melanjutkan, Indonesia memiliki teritori. Indonesia memiliki kekayaan berupa sumber daya alam (SDA) termasuk yang ada di laut.
"Kita tidak boleh permisif jika ada negara yang jelas-jelas melanggar. Apalagi mengklaim SDA kita."
Baca juga: Soal Natuna, Pemerintah Diminta Lindungi Kedaulatan Wilayah RI
Dalam konteks tersebut, Rerie mendesak pemerintah segera menangkap kapal penangkap ikan milik Tiongkok yang masuk ke Perairan Natuna tanpa izin.
"Pemerintah tidak boleh membiarkan pelanggaran kedaulatan negara ini. Kita harus tegas, kita harus pertahankan wilayah kita walaupun hanya sejengkal."
Bahkan, lebih luas, Rerie mengimbau seluruh elemen bangsa untuk menunjukkan darma baktinya memertahankan Perairan Natuna yang diklaim Tiongkok sebagai miliknya.
"Sebagai komitmen terhadap keutuhan NKRI yang merupakan salah satu dari empat Konsensus Dasar Bangsa, inilah saatnya bagi seluruh komponen untuk menunjukkan darma baktinya."
Dalam kesempatan itu, Rerie juga meyampaikan apresiasi terhadap Komando Gabungan Wilayah Pertahanan (Kogabwilhan) I yang melakukan pengawasan dan pengamanan di Perairan Natuna.
"Langkah TNI menjaga keutuhan NKRI ini tepat, karena Natuna masuk ZEE Indonesia yang punya kekuatan hukum tetap dan mengikat." (OL-1)
Layanan Tol Laut di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, dinilai belum mampu menjawab kebutuhan logistik daerah secara optimal,
JAGUNG pipil yang dikembangkan kelompok tani di Desa Gunung Putri, Kecamatan Bunguran Batubi, menjadi harapan baru bagi petani lokal di Kabupaten Natuna.
Pelni juga menyampaikan adanya penyesuaian operasional berupa omisi atau peniadaan singgah di dua pelabuhan, yakni Kumai dan Semarang, selama periode padat angkutan Nataru.
Rangkaian perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Kabupaten Natuna resmi ditutup dengan Lomba Gasing Tradisional yang berlangsung meriah di Lapangan Olahraga Tugu Gasing.
SEORANG warga bernama Suhardiman dilaporkan hilang saat memancing di perairan Pulau Kerdau, Kecamatan Pulau Panjang, Kabupaten Natuna. Hingga Sabtu (30/8), korban belum juga ditemukan.
MENTERI Kelautan dan Perikanan (KKP) Sakti Wahyu Trenggono melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Natuna, Selasa (26/8).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved