Senin 30 Desember 2019, 17:34 WIB

Firli: Pencegahan Lebih Besar Selamatkan Keuangan Negara

Dhika kusuma winata | Politik dan Hukum
Firli: Pencegahan Lebih Besar Selamatkan Keuangan Negara

ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra
Ketua KPK Firli Bahuri (kedua kiri)

 

KETUA Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Firli Bahuri menyatakan pencegahan korupsi akan lebih berdampak menyelematkan keuangan negara ketimbang penindakan.

Hal itu, ujarnya, berkaca dari kerja-kerja komisi antirasuah sebelumnya yang lebih besar menyelamatkan keuangan negara dari program pencegahan.

"Kekayaan negara yang diselamatkan karena mencegah korupsi itu lebih besar dampaknya termasuk hasil aset recovery, daripada sekadar penindakan," ucap Firli usai syukuran ulang tahun ke-16 KPK di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta, Senin (30/12).

Dia mencatat dalam empat tahun terakhir, KPK mampu menyelamatkan keuangan negara senilai lebih dari Rp61 triliun dari kerja-kerja pencegahan. Adapun di bidang penindakan, pemulihan keuangan negara yang dihasilkan dari putusan pengadilan sebesar Rp1,7 triliun.

"Prestasi kedeputian pencegahan dalam memberantas korupsi dan dalam rangka menyelamatkan potensi kerugian negara nilainya cukup besar jika dibandingkan dengan hasil yang dicapai dari penegakan hukum, khususnya penindakan," ujar mantan Kabaharkam Polri itu.

Firli juga mengimbuhkan tantangan pemberantasan korupsi ke depan akan kian berat. Karena itu, ucapnya, pimpinan KPK jilid V akan melakukan penguatan kerja komisi antikorupsi termasuk di bidang pencegahan. Meski begitu, ia juga menyatakan bidang penindakan tetap dijalankan secara beriringan.

"Tantangan pertama adalah melakukan pencegahan supaya tidak terjadi korupsi. Ini tantangan yang harus kita jawab. Walaupun begitu penindakan yang kita lakukan akan tetap kita galakkan," kata polisi berpangkat komisaris jenderal itu.

KPK pada 29 Desember kemarin genap berusia 16 tahun sejak didirikan pada 2003. Firli menambahkan selama perjalanannya, KPK telah banyak menghasilkan capaian dalam penindakan korupsi yang mampu menjerat koruptor dari kelas teri hingga kelas kakap.

Menurut dia, lima pimpinan KPK jilid V bersepakat untuk ke depan membawa KPK lebih profesional, lebih transparan, lebih akuntabel, dan bekerja keras untuk memberantas korupsi. Selain pada pencegahan dan penindakan, imbuh Firli, pimpinan KPK 2019-2023 juga berjanji akan meningkatkan kerja KPK terkait fungsi koordinasi dan supervisi dengan penegak hukum lain.

"Kami melihat KPK 16 tahun terakhir dan khususnya 4 tahun terakhir ini penting kami baca karena hari ini akan sangat menentukan hari ke depan. Apa yang dicapai KPK hari ini tidak lepas dari andil besar pimpinan KPK jilid I sampai IV dan segenap pegawai KPK," ucap Firli.(OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Anis Efizudin

Perpres Minol Jokowi Beda Dengan Era SBY

👤Mediaindonesia.com 🕔Selasa 02 Maret 2021, 08:13 WIB
Perpres soal minuman beralkohol yang telah ditandatangani Presiden Jokowi hanya berlaku di empat provinsi yang memiliki kearifan...
MI/Supardji Rasban

Nasdem Targetkan 13 Kursi di Jateng, Bila Gagal Pengurus Dipecat

👤Supardji Rasban 🕔Selasa 02 Maret 2021, 07:50 WIB
Partai NasDem ancam pecat pengurus partai yang gagal mengantarkan NasDem sebagai partai ketiga terbesar dalam Pemilihan Legislatif...
ANTARA FOTO/Indrianto Eko

Hari Ini, Jaksa Bacakan Tuntutan untuk Nurhadi

👤Candra Yuri Nuralam 🕔Selasa 02 Maret 2021, 06:30 WIB
Takdir mengatakan persidangan dijadwalkan berlangsung sekitar pukul 16.00 WIB. Dia berharap tuntutan jaksa dikabulkan sepenuhnya oleh...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya