Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Deradikalisasi Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Irfan Idris, menegaskan strategi moderasi merupakan jalan tengah yang sangat tepat digunakan dalam menangkal radikalisme.
Menurut dia, istilah moderasi yang diserap dari bahasa Arab, waasith atau wasata, merupakan jalan tengah. Artinya, terang dia, moderasi yang notabene bukan hal baru dalam pelaksanaannya perlu didukung oleh semua pihak.
"Nah, tinggal strateginya yang berbeda. Semua moderat, bukan sesuatu yang baru, tapi itu harus diperkuat, harus semua bekerja sesuai kompetensinya yang memodernisasi kehidupan beragama dan berbangsa," kata Irfan ketika dihubungi, Kamis (12/12).
Irfan menambahkan, penggantian istilah deradikalisasi menjadi moderasi, seperti yang dilontarkan oleh Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir, tidak perlu dilakukan.
Baca juga : Haedar Usulkan Istilah Deradikalisasi Jadi Moderasi
Penyebutan deradikalisasi, imbuhnya, telah memiliki landasan yuridis. Ketentuan itu tertuang dalam UU Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Terorisme.
"Sebagai wacana akademik, banyak istilah yang disarankan dengan istilah yang berbeda. Namun, substansinya tetap sama," pungkasnya.
Sebelumnya, Haedar menawarkan agar mengakhiri penyebutan deradikalisasi dan diganti moderasi. Cara pandang yang berlebihan dengan deradikalisasi yang overdosis dikhawatirkan dapat menjurus pada suatu paradoks.
"Melawan radikal dengan cara radikal akan melahirkan radikal baru, sehingga Indonesia menjadi terpapar radikalisme," kata Haedar dalam sambutannya disela-sela pengukuhan guru besar bidang sosiologi di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, Kamis (12/12). (OL-7)
REMAJA dan anak-anak sekarang dinilai lebih rentan terhadap paparan paham radikal di ruang digital. Kondisi ini dinilai berbahaya karena kelompok usia tersebut dalam fase pencarian jati diri.
BNPT mengungkapkan ada 27 rencana serangan terorisme yang berhasil dicegah dalam tiga tahun terakhir, dengan ratusan pelaku terafiliasi ISIS ditangkap.
BNPT mencatat 112 anak Indonesia terpapar radikalisasi terorisme lewat media sosial dan gim online sepanjang 2025, dengan proses yang makin cepat di ruang digital.
KEPALA BNPT Eddy Hartono menyoroti secara mendalam fenomena memetic radicalization yang kini menjadi ancaman nyata bagi generasi muda.
Menurut Edi Hartono, media sosial dan game online telah terbukti menjadi salah satu sarana yang digunakan pelaku terorisme untuk melakukan perekrutan.
Program ini memberikan edukasi mendalam mengenai upaya mitigasi penyebaran paham radikal terorisme di ruang digital.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved