Headline
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.
Kumpulan Berita DPR RI
UPAYA pemberantasan korupsi yang dijalankan KPK selama ini perlu dievaluasi total. Pemberantasan korupsi seyogianya tidak lagi mengedepankan penindakan, tetapi membangun sistem untuk mencegah rasuah.
Hal itu dikemukakan Presiden Joko Widodo seusai menyaksikan Pentas #PrestasiTanpaKorupsi dalam rangka Peringatan Hari Antikorupsi Sedunia (Hakordia) 2019 di SMK Negeri 57 Jakarta Selatan, kemarin. “Saya pikir kita harus mengevaluasi seluruh program yang hampir 20 tahun berjalan. Penindakan itu perlu, tetapi pertama kita harus membangun sistem,” kata Jokowi.
Di Pentas #PrestasiTanpaKorupsi, Presiden disuguhi drama yang diperankan Mendikbud Nadiem Makarim, Menparekraf Wishnutama, dan aktor Bedu serta Sogi Indra Dhuaja sebagai siswa sekolah lengkap dengan pakaian SMA. Menteri BUMN Erick Thohir menjadi tukang bakso urat.
Menurut Kepala Negara, sistem menjadi sangat penting sebagai pagar untuk mencegah terjadinya penyelewengan. “Kedua, yang juga sangat penting ialah rekrutmen politik. Jangan sampai rekrutmen politik membutuhkan biaya besar sehingga nanti orang tengak-tengok bagaimana mengembalikannya. Bahaya,” lanjut Presiden.
Rekrutmen politik di sini menyangkut kesiapan partai politik dalam memilih kader untuk menduduki jabatan di legislatif ataupun eksekutif. “Ketiga, kita mau fokus di mana dulu? Kalau semua dikerjakan, tidak menyelesaikan masalah. Kita koreksi sehingga setiap tindakan itu betul, ada hasil konkret dan bisa diukur,” ujar Jokowi.
Jokowi mendukung operasi tangkap tangan (OTT) yang dilakukan KPK, tetapi perlu disertai perbaikan sistem. “Keempat, menurut saya OTT. Penindakan perlu, tetapi harus perbaikan sistem. Misalnya, ada gubernur ditangkap. Setelah ditangkap seharusnya perbaikan sistem. Masuk ke situ.”

Sumber: Transparency International
Untuk mengevaluasi program pemberantasan korupsi, Presiden segera bertemu pimpinan KPK termasuk dewan pengawas. “Saya segera bertemu KPK untuk perbaikan sistem, baik rekrutmen di politik. Lalu fokus di KPK, apakah perbaikan di eksekutif, daerah, pemerintah pusat, kepolisian, atau kejaksaan? Fokusnya harus ditentukan sehingga tidak sporadis. Evaluasi sangat perlu.”
Tahun ini Presiden tidak hadir dalam puncak peringatan Hakordia di Gedung KPK. Jokowi memilih berkunjung ke SMK Negeri 57 Jakarta Selatan. Acara di Gedung KPK dihadiri Wapres Ma’ruf Amin dan sejumlah pejabat pusat dan daerah. “Pak Ma’ruf belum pernah ke sana. Silakan Pak Ma’ruf. Saya di tempat lain. Bagi-bagilah, masak setiap tahun saya terus.”
Ketidakhadiran Presiden membuat Wakil Ketua KPK Saut Situmorang mengurungkan niat untuk memeluk Jokowi. “Mungkin sibuk, ya tetapi nanti masih ada lain waktu untuk ketemu. Tadi kan kalau (Presiden) datang ingin dipeluk.”
Dalam penilaian pakar hukum tata negara Bivitri Susanti, ketidakhadiran Presiden mengindikasikan ada relasi tidak nyaman antara Jokowi dan pimpinan KPK saat ini.
“Pandangan Presiden terhadap kerja KPK selama ini yang dinilai terlalu aktif sehingga investasi yang masuk ke Indonesia lambat. Buat saya, ini menggambarkan posisi Jokowi akan lebih nyaman dengan pimpinan KPK selanjutnya,” kata Bivitri.
Ketua KPK Agus Rahardjo mengklaim lembaga antirasuah telah mengamankan keuangan negara sebesar Rp63,5 triliun dari pencegahan. “Itu berasal dari monitoring penyelenggaraan negara berupa tagihan Rp34,7 triliun, kegiatan koordinasi, supervisi, dan pencegahan Rp29 triliun, dan gratifikasi berupa barang atau jasa senilai Rp159 miliar.” (Pro/Ant/X-3)
KPK tak kunjung menahan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dalam kasus dugaan korupsi kuota haji Tahun 2023-2024. Kerugian negara Masih diperiksa oleh BPK
KPK tak kunjung menahan eks Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas (YCQ) dalam kasus dugaan korupsi penentuan kuota ibadah haji Tahun 2023-2024. Sebab, perhitungan kerugian negara
Juru bicara Gus Yaqut, Anna Hasbie, mengungkapkan pembagian kuota Haji Tambahan 2024 harus dilihat secara utuh. Hal itu pula yang mendasari penerbitan Buku Putih Kuota Haji Tambahan 2024.
Yaqut dibantu petugas keamanan bergegas meninggalkan Gerung Merah Putih KPK. Dalam kasus ini, KPK tengah sibuk mendalami kerugian keuangan negara.
Budi tidak bisa memerinci progres penghitungan kerugian negara. Sebab, data itu masuk ranah auditor Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).
Selain pidana badan, Rudy juga diberikan hukuman denda Rp200 juta. Uang itu wajib dibayarkan dalam waktu sebulan setelah vonis berkekuatan hukum tetap.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Meski Jokowi belum resmi menjadi kader, Raja Juli menyebut pernyataan mantan presiden itu sudah seperti ajakan terbuka kepada seluruh loyalisnya untuk bergabung.
Jokowi menegaskan komitmennya untuk aktif membesarkan PSI sebagai partai yang solid dan berjangkauan luas.
PRESIDEN ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) buka suara terkait namanya yang dikaitkan dengan kasus dugaan korupsi kuota haji yang menyeret mantan Menteri Agama, Yaqut Cholil Qoumas.
KETUA Umum Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kaesang Pangarep mengaku terpukau melihat ratusan mobil berbalut atribut partai menyambutnya jelang Rakernas PSI 2026.
Ahok mengungkapkan kekecewaannya terhadap kebijakan subsidi energi yang selama ini diterapkan pemerintah.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved