Selasa 03 Desember 2019, 12:18 WIB

Jokowi Serahkan Kasus Ledakan di Monas pada Polisi

Jokowi Serahkan Kasus Ledakan di Monas pada Polisi

ANTARA/M Ibnu Chazar
Presiden Joko Widodo

 

JURU Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, mengatakan Presiden Joko Widodo menyerahkan penanganan kasus ledakan granat di Monas kepada Kepolisian untuk menginvestigasi lebih lanjut serta memastikan kondisi ibu kota saat ini aman dan terkendali.

"Kita serahkan ke pihak berwajib saja. Kita prihatin terhadap dua anggota TNI AD, yang kalau saya tidak keliru, mengalami luka-luka. Kita prihatin semoga lekas sembuh dan bertugas kembali," kata Fadjroel saat ditemui wartawan ketika melintasi kawasan Monas sisi utara, Selasa (3/12) pagi.

Menurut Fadjroel, Presiden Joko Widodo pun mengetahui perihal ledakan yang terjadi di kawasan Monas bagian utara itu.

Baca juga: Ada Ledakan di Monas, Pengamanan Istana tak Diperketat

"Iya tadi pagi (Presiden tahu) dalam perjalanan ke sini. Dan beliau pukul 09.30 WIB ada pertemuan dengan Menristek, kemudian Rektor UI, dan pihak Jepang," kata Fadjroel.

Fadjroel mengatakan belum ada arahan khusus dari Presiden. Namun, jika ada indikasi tindak kekerasan harus diselesaikan dengan tegas oleh Kepolisian.

"Belum ada. Seperti biasa beliau selalu mengatakan segala tindak kekerasan apapun motifnya kita harus tegas. Setegas-tegasnya. Diserahkan ke pihak berwajib. Nanti setelah itu mungkin Pak Kapolri akan berikan laporan ke Pak Presiden," ujar Fadjroel.

Sebuah ledakan terjadi di kawasan Monas saat beberapa anggota TNI berolah raga pada Selasa (3/12) pagi. (OL-2)

Baca Juga

Antara

Polisi Minta Pendukung Rizieq Jangan Halangi Proses Hukum

👤Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 02 Desember 2020, 19:45 WIB
Awi menyebut masyarakat seharusnya sudah bisa mengerti bahwa siapapun harus tunduk kepada hukum tanpa...
ANTARA/Muhammad Iqbal

Polda Metro Jaya Tanggapi Permintaan Maaf Rizieq Shihab

👤 Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Rabu 02 Desember 2020, 19:04 WIB
Ia mengaku terdapat pelanggaran protokol kesehatan di balik semua kegiatannya terjadi tanpa...
MI/Adam Dwi

KPK Pastikan Jerat Nurhadi dengan Pasal Pencucian Uang

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Rabu 02 Desember 2020, 18:56 WIB
Untuk perkara yang saat ini tengah disidangkan, KPK hanya mendakwa Nurhadi dengan pasal penerimaan suap dan gratifikasi yang jumlahnya Rp83...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya