Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
PERHIMPUNAN Industri Pertahanan Indonesia (Pipindo) meneguhkan komitmennya memperkuat dan membangun industri pertahanan dalam negeri secara mandiri. Komitmen itu sekaligus menjawab pesan Presiden Joko Widodo terkait upaya penguatan alat utama sistem persenjataan (alutsista) modern.
Hal itu dikemukakan Wakil Ketua Pipindo Sunanto Ajidarmo kepada wartawan seusai acara Deklarasi Pipindo, di Jakarta, Senin (2/12). Saat ini Pipindo beranggotakan 9 BUMN dan 15 BUMS yang fokus pada industri persenjataan.
Menurut dia, Pipindo yang dibentuk pada 27 November 2019 merupakan wadah antara industri pertahanan di Tanah Air, seperti BUMN dan BUMS, untuk berkolaborasi guna membangun negeri sesuai arahan Presiden dan Menteri Pertahanan Prabowo Subianto, yakni kemampuan pertahanan harus diakselerasi dan ditingkatkan secepat mungkin.
"Pendirian Pipindo adalah wujud nyata kami untuk menunjukkan bahwa industri-industri ini mau bersatu dan mau bersinergi. Langkah di jangka pendek ialah menjalin kerja sama dan komunikasi dengan para pembuat kebijakan, yaitu Kementerian Pertahanan dan Komite Kebijakan Industri Pertahanan (KKIP)," ujar Sunanto.
Direktur Utama PT Cakra Vimana Diinamycx itu menegaskan, Pipindo nantinya akan memetakan seluruh kekuatan yang ada agar bersama-sama menggempur pelbagai kelemahan terkait kapabilitas industri pertahanan dalam negeri.
Upaya membangun kekuatan industri pertahanan Indonesia, jelasnya, bisa dilakukan dengan berbagai cara. Selain alih teknologi, terang dia, bisa pula diterapkan dengan memenuhi kebutuhan tekhnologi dasar.
"Misalnya, teknologi dasar tentang roket, peluru kendali, permesinan, dan elektronika. Nah, di Indonesia semua kebutuhan dan teknologi kritis itu benar-benar masih jauh tertinggal. Inilah yang menjadi fokus kami ke depannya,' imbuhnya.
Sekjen Pipindo Adi Sasongko menambahkan, organisasi tersebut dibentuk untuk menjawab kemauan Presiden tentang upaya mengoptimalkan kerja sama antara BUMN dan BUMS yang selama ini terkesan sendiri-sendiri.
"Harapannya, kalau BUMN dan BUMS bisa bersatu, maka kebutuhan tentang alutsista ini bisa di penuhi lebih maksimal," kata Adi.
Selain itu, imbuhnya, Menhan Prabowo Subianto juga pernah mengutarakan keinginannya untuk mengakselerasi kemampuan dan kekuatan pertahanan Indonesia, termasuk memanfaatkan seluruh kemampuan bangsa.
"Anggota Pipindo terbuka untuk siapa saja asalkan anggotanya adalah industri pertahanan. Harapannya anggota nanti dapat bersinergi dan satu suara membangun Indonesia," pungkas Adi. (OL-8)
Sebanyak 133.000 personel TNI dan 1.047 alat utama sistem senjata (alutsista) akan dikerahkan dalam upacara peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 TNI di Lapangan Silang Monas
TNI menggelar gladi bersih persiapan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 di kawasan Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Jumat (3/10).
Ketiadaan buku putih berpotensi merusak kepercayaan negara lain yang selama ini dibangun melalui transparansi sektor pertahanan.
Modernisasi alutsista, mempercepat peremajaan kapal perang, kapal selam, dan sistem senjata untuk menjaga keseimbangan kekuatan di kawasan menjadi sorotan.
Fregat Merah Putih (MPF140) dibangun berdasarkan pesanan Kementerian Pertahanan RI dan diklaim sebagai salah satu dari empat fregat jenis Arrowhead 140 tercanggih
KEKUATAN militer dan pertahanan yang tangguh menjadi kunci untuk menjaga kedaulatan negara di tengah rivalitas antarnegara dan geopolitik global yang semakin tidak stabil.
Pemerintah Inggris dikritik lantaran bergerak dalam kecepatan lambat terkait pertahanan domestik,
EDGE, perusahaan di bidang pertahanan asal Uni Emirat Arab, secara resmi menandatangani kerja sama strategis dengan Republikorp.
KOLABORASI lintas sektor kesehatan dan pertahanan menjadi sorotan dalam pembukaan The 2nd International Military Medicine Symposium & Workshop (Imedic 2025) yang digelar di Jakarta.
Kinerja sektor pertahanan selama satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo dinilai berhasil memperkuat kemandirian industri strategis nasional sekaligus menjaga stabilitas keamanan.
tahun pertama pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menunjukkan arah kebijakan pertahanan yang perlu mendapat perhatian serius.
Satu tahun pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dinilai berhasil menunjukkan kemajuan signifikan di sektor pertahanan. Kebijakan pertahanan nasional dinilai lebih terarah dan modern
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved