Selasa 26 November 2019, 08:30 WIB

Jokowi Pertimbangkan Hanura dan PBB Masuk Kabinet

Damar Iradat | Politik dan Hukum
Jokowi Pertimbangkan Hanura dan PBB Masuk Kabinet

ANTARA/Wahyu Putro A
Presiden Joko Widodo (kiri) berbincang dengan Wakil Presiden Ma'ruf Amin

 

SEKRETARIS Kabinet Pramono Anung mengatakan Presiden Joko Widodo bakal mengakomodasi Partai Hanura dan Partai Bulan Bintang dalam pemerintahan. Kedua partai tersebut merupakan partai koalisi pengusung Jokowi pada Pilpres 2019 lalu. Namun, sampai saat ini, kedua partai itu belum mendapat jatah di dalam susunan kabinet Jokowi-Ma'ruf Amin.

Menurut Pramomo, Jokowi tentu memikirkan semua partai yang mendukungnya pada Pilpres 2019 lalu. Apalagi, Jokowi juga sempat berujar jika susunan kabinet diprioritaskan kepada pihak-pihak yang telah berkeringat memenangkan Jokowi-Ma'ruf Amin dalam Pilpres kemarin.

"Tentunya presiden memikirkan semua partai yang pada waktu itu memberikan dukungan kepada beliau (termasuk Hanura dan PBB). Nah mengenai tempat dan sebagainya, presiden yang akan memutuskan," kata Pramono di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (25/11).

Baca juga: Wapres Minta Pemprov Jalankan Program Prioritas Pemerintah Pusat

Dalam Pilpres 2019, Jokowi-Ma'ruf didukung sepuluh partai, yakni PDI Perjuangan, Golkar, PKB, NasDem, PPP, Hanura, PSI, Perindo, PKPI, serta PBB.

Sejak pengangkatan menteri, wakil menteri, hingga staf khusus, Jokowi sudah mengakomodasi seluruh parpol pendukung, kecuali Hanura dan PBB.

Pramono menjelaskan, terkait hal itu memang ada aturan main yang ditetapkan Jokowi kepada partai pendukung. Kendati demikian, Pramono enggan menjelaskan aturan main dalam pembagian kursi partai pendukung.

"Tentunya kalau kita lihat yang mendapatkan komposisi dan sebagainya, kenapa PDI dapat enam, kenapa Golkar dapat tiga dan seterusnya, ada hitungannya," ujarnya.

Pramono juga belum mau bicara banyak saat dikonfirmasi apakah Hanura dan PBB akan mendapat jatah wakil menteri. Pasalnya, Jokowi sebelumnya sempat mengaku akan menambah posisi wakil menteri lagi.

"Itu kewenangan presiden," ujar Pramono singkat. (OL-2)

Baca Juga

Dok. Bio Pers Sekretariat Presiden/Lukas

Jokowi Ajak Anak Muda Ikut Pecahkan Persoalan Bangsa

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Minggu 29 November 2020, 20:30 WIB
Jokowi menilai modal kecepatan, kreatifitas, dan inovasi tersebut dimiliki kader-kader PSI yang banyak diisi kelompok...
dok.mi

KPK: Informasi Terkait OTT Menteri KKP akan Ditindaklanjuti

👤mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 November 2020, 20:13 WIB
SEMUA data dan informasi yang kami miliki pasti akan dikonfirmasi dan digali lebih lanjut pada saksi-saksi yang akan dipanggil terkait...
Antara/Dhemas Reviyanto

Pemerintah Siapkan Tindakan Tegas ke Pelaku Teror d Sigi

👤Mediaindonesia.com 🕔Minggu 29 November 2020, 19:47 WIB
"Pemerintah akan melakukan tindakan tegas dan memburu pelaku melalui Satgas Operasi Tinombala yang melakukan kekejian dan kebengisan...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya