Jumat 22 November 2019, 21:15 WIB

Tak Selalu Ngantor,Istana Pastikan Kerja Stafsus Milenial Efektif

Nur Aivanni | Politik dan Hukum
Tak Selalu Ngantor,Istana Pastikan Kerja Stafsus Milenial Efektif

Antara/Wahyu Putro A
Staf Khusus Presiden joko Widodo dari kalangan milenial

 

JURU Bicara Presiden M. fadjroel rachman menegaskan, staf khusus presiden dari kalangan milenial akan bekerja dengan efektif, meski tidak setiap hari berkantor di kompleks Istana Kepresidenan.

Fadjorel memastikan, ketujuh sosok milenial itu pun tidak akan setengah-setengah dalam bekerja karena mereka harus siap jika sewaktu-waktu diminta masukannya oleh Presiden Joko Widodo.

"Ngga (setengah-setengah) dong. Setiap stafsus itu boleh memberikan masukan kepada Presiden 1x24 jam, tapi tidak harus ketemu dengan Presiden. Jadi kan ngga setengah-setengah, kami bekerja 1x24 jam," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Jumat (22/11).

Nantinya, kata Fadjroel, ketujuh stafsus tersebut akan dibantu oleh asisten. Setiap hari asistennya juga akan selalu memantau.

Baca juga : Jokowi Banyak Stafsus, Gerindra Memuji

"Jadi, kalau diperlukan, kan Pak Jokowi meminta pendapatnya tidak terus menerus, disesuaikan dengan kapasitas ataupun ada pertanyaan yang secara langsung terkait dengan kapasitas mereka," tuturnya.

Terkait gaji, kata Fadjroel, ketujuh stafsus tersebut akan mendapatkan gaji secara penuh. "Ya kan mereka bekerja 1x24 jam. Jadi enggak main-main loh kerjaan stafsus itu," ucapnya.

Sebelumnya, Presiden Joko Widodo mengatakan bahwa pola kerja ketujuh staf khusus milenial tersebut tidak full time lantaran mereka sudah memiliki kegiatannya masing-masing.

Maka itu, kata Jokowi, stafsus milenial tidak harus bertemu dengannya setiap waktu. "Tidak harus harian ketemu, tapi masukan setiap jam, setiap menit bisa saja," katanya, Kamis (21/11). (OL-7)

Baca Juga

ANTARA/Mohamad Hamzah

Densus 88 Tangkap Profesor Bom Kelompok Teroris

👤 Yakub Pryatama Wijayaatmaja 🕔Selasa 01 Desember 2020, 00:13 WIB
Bungker sejenis tersebut juga telah ditemukan di Poso pada 2007, Klaten 2014, dan terakhir Lampung pada...
ANTARA/Sigid Kurniawan

Hakim Nilai Aneh Jaksa tidak Rinci Periksa Pinangki

👤 Sri Utami 🕔Senin 30 November 2020, 23:55 WIB
Hakim juga menanyakan terkait nama Joko S Tjandra yang disebut oleh terdakwa Pinangki Sirna Malasari saat pemeriksaan internal di Kejasaan...
MI/Ramdani

Demokrat Minta Pemerintah Segera Temukan Pelaku Teror di Sigi

👤Yohanes Manasye 🕔Senin 30 November 2020, 23:12 WIB
"Kita minta pemerintah, aparat penegak hukum, untuk segera menemukan siapa pelaku pembunuhan sadis itu dan apa...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya