Selasa 19 November 2019, 17:35 WIB

Hakim MK Keberatan Pemohon UU KPK Banyak Tak Hadir

M. Iqbal Al Machmudi | Politik dan Hukum
Hakim MK Keberatan Pemohon UU KPK Banyak Tak Hadir

MI/MOHAMAD IRFAN
Sidang lanjutan uji materi UU KPK di Gedung Sidang Utama MK, Jakarta, hari ini.

 

SEBANYAK 22 orang pemohon yang mengajukan uji materi terhadap Undang-Undang Nomor 9 Tahun 2019 Tentang Perubahan Kedua Atas Undang-Undang Nomor 30 Tahun 2002 tentang Komisi Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi.

Dari jumlah tersebut yang hadir disidang hanya berjumlah 10 orang. Dengan minimnya kehadiran pemohon majelis hakim Mahkamah Konstitusi merasa keberatan karena sulit menjelaskan materi bila pemohon tak hadir.

"Teman-teman pemohon kalau tidak hadir lagi dicoret semua. Kalian juga harus menghargai Mahkamah loh sudah mengajukan tapi tidak datang," kata hakim anggota Saldi Isra saat sidang di Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Selasa (19/11).

Diketahui sebanyak 22 orang pemohon merupakan mahasiswa pascasarjana dari Universitas Islam As-Syafi'yah Bekasi yang juga berprofesi sebagai advokat mengajukan uji materi perkara UU KPK sendiri telah terintegrasi dengan nomor 59/PUU-XVII/2019.

Dengan begitu majelis hakim mewanti-wanti kepada pemohon untuk hadir pada sidang selanjutnya. Kecuali Pemohon sudah memberikan kuasa kepada orang lain.

"Kecuali memberikan kuasa, jadi banyak pemohon tapi tidak datang, tolong diingatkan ke teman-teman anda. Kalo pemohonnya puluhan kan tugas kami berat sekali, harus menjelaskan satu-satu legal standing itu kalau tidak hadir gimana menjelaskan," ujar Saldi.

Sidang kali ini dengan agenda mendengarkan keterangan dari DPR yang diwakili oleh anggota komisi III sekaligus politisi PDI Perjuangan Arteri Dahlan. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA

Pemantau Berhak Gugat ke MK Wakili Kotak Kosong

👤Indriyani Astuti 🕔Rabu 02 Desember 2020, 21:00 WIB
Terdapat 25 daerah dengan satu pasangan calon pada Pilkada...
ANTARA/Hafidz Mubarak A

Anak Buah Menantu Nurhadi Ungkap Aliran Rp15,1 Miliar

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 02 Desember 2020, 20:21 WIB
Hiendra diketahui merupakan Direktur PT Multicon Indrajaya Terminal (MIT). Dalam perkara ini, ia diduga menjadi pihak yang melakukan suap...
Antara

Kejagung Periksa Pejabat JICT dan Pelindo II di Kasus Pelabuhan

👤Tri Subarkah 🕔Rabu 02 Desember 2020, 20:20 WIB
Sebelumnya, Hari sempat menjelaskan bahwa dugaan korupsi tersebut terkait dengan pengelolaan pelabuhan di Jakarta International Container...

Berita Terkini

Selengkapnya

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya