Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Keadilan Sejahtera menolak anggapan posisi oposisi makin lemah seusai peristiwa pertemuan Presiden PKS Sohibul Iman dengan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dan Presiden Joko Widodo pada HUT ke-8 Partai NasDem di JIExpo Kemayoran, pekan lalu.
"Kalau ada anggapan bahwa PKS melunak karena adanya pertemuan Presiden PKS dengan Pak Surya Paloh dan Presiden Jokowi, itu anggapan yang salah, karena justru kami ingin menegaskan bahwa berada di luar pemerintah sebagai oposisi bukan berarti kami meninggalkan warisan berdemokrasi bangsa ini yang menekankan pentingnya membangun semangat kebangsaan antarsemua elemen, walau berada di posisi berbeda," terang juru bicara PKS Ahmad Fathul Bari di Jakarta, Minggu (17/11).
Baca juga: PKS Siap Jadi Oposisi meski Ditinggal Gerindra
Menurutnya, PKS akan tetap berpegang pada sikap politik sebagai oposisi. Sikap itu juga dikukuhkan dalam Rakornas PKS 2019.
"Yang jelas PKS sudah menegaskan bahwa kami berada di luar pemerintahan. Salah satu hasil rekomendasi Rakornas PKS 2019 juga menyampaikan hal tersebut," tambahnya.
PKS berkomitmen untuk berjuang di luar pemerintahan dalam mengawasi jalannya roda pemerintahan Joko Widodo-Ma’ruf Amin.
"Sikap politik ini dilandasi pemikiran bahwa PKS berkomitmen untuk menjaga etika kepantasan dalam berdemokrasi, merawat demokrasi agar tetap sehat dan berjalan di atas rel yang benar dengan memperkuat fungsi check and balance, serta menjadi penyambung suara aspirasi rakyat Indonesia," tegasnya.
PKS juga bertekad akan mengoptimalkan fungsi pengawasan melalui Fraksi PKS di DPR RI. PKS juga akan selalu membangun komunikasi dengan fraksi partai politik lain di DPR RI, baik yang berada di dalam pemerintahan ataupun di luar pemerintahan. Komunikasi dengan berbagai elemen masyarakat yang mengawasi jalannya pemerintahan juga terus dibangun.
"Sehingga dalam berbagai kesempatan, ketika ada kebijakan yang kami nilai kurang berpihak kepada masyarakat, maka kami akan kritisi dan awasi bersama-sama dengan yang lain," terusnya.
Hal dikatakan Ketua DPP PKS Mardani Ali Sera. Ia mengungkapkan PKS akan tetap kritis dan konstruktif dalam posisinya sebagai oposisi.
"Tetap kritis dan konstruktif," terang Mardani. (Zuq/A-3)
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Politkus PKS itu mengeklaim, pihaknya selalu konsisten menyuarakan agar melepas saham di PT Delta Djakarta.
Indonesia Muda Bicara direncanakan menjadi agenda rutin bulanan yang dilaksanakan secara luring, serta diperkuat melalui aktivitas di media sosial.
PKS tidak terjebak dalam logika biner antara pilkada langsung atau tidak langsung, melainkan mendorong adanya evaluasi yang berbasis data.
Sekjen PKS Muhammad Kholid menilai kritik Pandji Pragiwaksono lewat stand up comedy sebagai dinamika demokrasi yang wajar dan perlu disikapi jernih.
Partai Demokrat yang sebelumnya sempat menolak usulan Pilkada tak langsung kini mengubah haluan dan setuju atas hal tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved