Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA DPD terpilih periode 2019-2024 siap mendukung kebijakan Presiden Joko Widodo dalam upaya pembangunan lima tahun ke depan, yang selaras dengan sokongan Kepala Negara terhadap penguatan DPD.
"Ke depan, DPD akan satukan derap langkah dengan Presiden Jokowi karena jelas dia memberikan dukungan kepada DPD," kata anggota DPD terpilih Dapil Aceh, Abdullah Puteh, seusai silaturahim senator terpilih 2019-2024 di Kota Batam, Kepulauan Riau, kemarin.
Dukungan Presiden Jokowi terhadap penguatan DPD dinyatakan dalam Pidato Ke-negaraan 17 Agustus 2019. Menurut dia, dukungan Presiden Jokowi kepada DPD merupakan bukti Kepala Negara memahami bahwa peran DPD dapat ditingkatkan dan berguna untuk masyarakat.
Ia juga sepakat dengan rencana pembangunan Presiden Jokowi yang memulai dari memberdayakan daerah pinggiran. ''Kalau daerah sudah maju, Indonesia maju.''
Anggota DPD terpilih lainnya, Bustami, mengatakan kehadiran seluruh anggota DPD terpilih hari ini untuk saling mengenal sebelum bekerja bersama-sama lima tahun ke depan.
Apalagi, saat dilantik nanti, seluruh anggota DPD langsung harus memilih pimpinan sehingga sudah harus saling mengenal satu sama lain.
"Saat dilantik 1 Oktober 2019 nanti, kami harus tentukan pimpinan. Makanya, sebelum dilantik harus bertemu calon pimpinan kita,'' kata anggota DPD dapil Lampung itu.
Dalam memilih pimpinan, kata dia, anggota DPD harus memilih orang yang memiliki pengalaman dan rekam jejak pergaulan yang baik.
Ia mengingatkan bahwa DPD ialah lembaga politik, bukan administrasi dan bukan ahli teknis.
Dalam kesempatan itu, Abdullah Puteh dkk juga siap mendukung La Nyalla Mattaliti menjadi Ketua DPD. Puteh juga siap mendampingi La Nyalla memimpin DPD RI.
"Saya nyatakan akan maju sebagai wakil pimpinan DPD RI, mendampingi La Nyalla," kata Abdullah Puteh.
Dalam silaturahim yang dihadiri sejumlah anggota DPD terpilih dari Sumatra itu disepakati untuk mendukung Abdullah Puteh dan La Nyalla sebagai pimpinan DPD.
Namun, Abdullah Puteh menegaskan dalam demokrasi tidak ada paksaan, dan dia menghormati bila ada yang tidak sejalan.
Menurutnya, DPD akan terus bersinergi dengan DPR dan tidak melakukan upaya-upaya yang berseberangan atau bahkan bersaing dengan legislatif. (Pro/Ant/P-1)
PRESIDEN ke-7 RI Joko Widodo dicecar pertanyaan penyidik Polda Metro Jaya dengan 10 pertanyaan mendalam selama 2,5 jam di Mako Polresta Surakarta, Rabu (11/2).
Walaupun belum tercatat sebagai kader, sikap politik Jokowi ini dinilai sebagai langkah untuk melengkapi legasinya.
Pernyataan Jokowi yang siap “berjuang mati-matian” untuk PSI sebagai sinyal kecemasan dan rasa terancam di tengah dinamika politik pasca-Pilpres.
Pernyataan-pernyataan Jokowi dalam pidatonya di Rakernas PSI memiliki makna politik yang kuat, meskipun secara formal Jokowi belum bergabung ke PSI.
Upaya itu untuk mendongkrak elektabilitas PSI di Pemilu 2029. Mengingat, saat ini PSI masih belum bisa lolos ke parlemen di Senayan.
Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep merespons ajakan “habis-habisan” Jokowi dalam penutupan Rakernas PSI di Makassar. PSI ditargetkan jadi partai besar di Pemilu 2029.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved