Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Setara Institute Puji Manajemen Peradilan MK Setahun Terakhir

M. Ilham Ramadhan Avisena
18/8/2019 17:45
Setara Institute Puji Manajemen Peradilan MK Setahun Terakhir
Direktur Eksekutif Setara Institute, Ismail Hasani.(MI/MOHAMAD IRFAN)

DIREKTUR Eksekutif Setara Institute, Ismail Hasani, menilai kinerja Mahkamah Konstitusi (MK) dalam kurun waktu 10 Agustus 2018-10 Agustus 2019 mengalami kemajuan manajemen konstitusi yang cukup baik.

"Ada perubahan signifikan pada batasan waktu dan perkara, lalu juga ada pengaturan dismissal proses, di mana Mahkamah berhemat menggunakan anggaran negara dengan memastikan pekara tertentu," kata Ismail di kantornya, Jakarta, Minggu (18/8).

Baca juga: OSO Dukung Ibu Kota Pindah ke Kalimantan

Penghematan itu, kata dia, dapat dilihat dari perkara yang tidak layak untuk diperiksa segera diputus oleh MK. Hal itu berbeda dengan kegemaran MK yang melakukan sidang berkali-kali di perkara yang sebetulnya tidak layak untuk diperiksa.

Pun demikian pada aspek pengambilan putusan. MK juga dinilai mengalami peningkatan disiplin. Sebab, dalam setahun terakhir, tidak ditemukan putusan yang ultra petita, di mana MK memutus melebihi apa yang dimohonkan oleh pemohon.

"Sebelumnya sering terjadi, jadi ini suatu kemajuan disiplin MK pada kewenangan yang dimilikinya," ujar Ismail.

MK, lanjut Ismail, memang melakukan praktik ultra vires, di mana mahkamah melebihi batas kewenangannya. Namun, hal itu justru dinilai menjadi bobot positif.

Selama norma baru yang dikeluarkan MK tidak melangkahi kewenangan DPR, maka hal itu dapat dibenarkan dalam konteks judicial activism (aktivisme yudisial).

"Saya kira ini masih bisa saya benarkan, selama MK mempraktikan praktik-praktik yang progresif didalam memutus perkara," terangnya. (OL-6)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Astri Novaria
Berita Lainnya