Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, berpesan agar wisudawan Institut Pemerintah Dalam Negeri (IPDN) untuk menjauhi daerah rawan korupsi. Hal itu disampaikannya saat menghadiri wisuda IPDN di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, Senin (5/8).
"Saya pesan, jauhi area rawan korupsi. Hati-hati pada perencanaan anggaran, pada jual beli jabatan, mekanisme belanja barang dan jasa, ini semua harus Anda perhatikan," pesan Tjahjo.
Baca juga: Bea Cukai Denpasar Amankan Puluhan Ribu Batang Rokok Ilegal
Ia juga meminta para wisudawan mawas diri dan mengingat bahwa setiap tindakan dan perbuatan akan selalu dipertanggungjawabkan. Dengan demikian, para wisudawan diharapkan senantiasa berhati-hati dalam setiap langkah dan dalam mengambil kebijakan.
"Kalau dalam agama saya, setiap hal harus dipertanggungjawabkan. Untuk itu harap Anda selalu mengingat hal itu sehingga ke depan selalu berhati-hati dalam mengambil langkah dan kebijakan," kata Tjahjo.
Ia juga berpesan agar para wisudawan senantiasa meningkatkan kapasitas diri. Pasalnya, wisudawan yang ditempatkan juga berperan dalam membangun tata kelola pemerintahan yang semakin efektif dan efisien.
"Anda juga harus meningkatkan kualitas sumber daya manusia sesuai arahan Presiden. Ingat, tugas Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah ketika Anda ditempatkan, adalah membagnun tata kelola pemerintahan yang semakin efektif, efisien, guna mempercepat reformasi birokrasi dalam upaya penguatan otonomi daerah," paparnya.
Tjahjo meminta seluruh wisudaan IPDN untuk bersinergi dan berkoordinasi dengan setiap stakeholder (pemangku kepentingan) untuk menjaga stabilitas dan keamanan.
Baca juga: Tiga Petinggi PLN Jalani Pemeriksaan untuk Sofyan Basir
"Tugas anda di tingkat kecamatan, kabupaten/kota, ingat bahwa anda tidak berdiri sendiri, karena yang namanya Pemerintah ada TNI, Polri, tokoh agama, tokoh adat, serta tokoh masyarakat yang merupakan bagian dari pemerintahan yang harus bersinergi," imbuhnya.
Diketahui, terdapat 980 Wisudawan yang diwisuda hari ini. Dari 980 wisudawan tersebut, sebanyak 744 yang menjadi purna Praja akan dilantik Wakil Presiden Jusuf Kalla pada Selasa (6/8). (OL-6)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved