Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) memberikan 45 nama kadernya untuk membantu pemerintahan Joko Widodo dan Ma'ruf Amin. Ketua Umum PKPI, Diaz Hendropriyono, berharap kabinet ke depan dalam pemerintahan Jokowi-Amin diisi oleh tokoh profesional sekaligus politisi.
"Diisi orang profesional, tapi bukan berarti harus orang non-partai," kata Diaz di halaman Istana Negara, Jakarta pada Senin (29/7).
Baca juga: Ketum PKPI: Bakal Ada Kebijakan Jokowi yang Buat Orang Tercengang
Sejumlah pengurus dan pimpinan PKPI telah menemui Presiden Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta. Menurut Diaz, jabatan menteri di kabinet harus diisi oleh orang yang profesional di bidangnya baik dari partai maupun non-partai. Dia menjelaskan, terdapat tokoh-tokoh partai yang memiliki kapabilitas di sejumlah bidang untuk membantu Presiden.
Kendati demikian, Diaz menjelaskan, pemilihan tokoh-tokoh di kabinet ke depan merupakan sepenuhnya hak prerogatif Presiden. Dia menjelaskan, PKPI juga akan terus mendukung pemerintahan Jokowi-Ma'ruf.
"Dukungan PKPI ini walaupun di nasionalnya kecil, tapi di tingkat daerahnya ini DPRD kita punya beberapa fraksi di daerah, kursi kita juga sekitar 170-an kursi," tandasnya.
Selain itu, Diaz juga menjelaskan, dalam waktu dekat sejumlah pemimpin partai pendukung dalam Koalisi Indonesia Kerja akan melakukan pertemuan. Diaz juga menilai hubungan sejumlah partai dalam Koalisi Indonesia Kerja kuat dan solid.
Sebelumnya sejumlah partai dalam Koalisi Indonesia Kerja telah menemui Presiden Jokowi untuk bersilaturahmi antara lain Partai Golkar, PPP, PKB, Partai Nasdem, PSI, Partai Perindo, dan Partai Hanura. (Ant/OL-6)
Selain Tom Lembong, masih ada beberapa mantan menteri era Jokowi yang terjerat kasus korupsi. Berikut beberapa mantan menteri tersebut.
Seharusnya Prabowo berkaca pada kabinet pemerintahan Jokowi.
“Setahu saya ada. Kan Pak Prabowo sudah ngomong kalau nama-nama dari kabinet Pak Jokowi yang bagus-bagus akan juga dipakai untuk membantu beliau."
MENTERI Sosial Tri Rismaharini bungkam saat ditanya rencana mundur dari kabinet Presiden Jokowi. Ia hanya tersenyum dan melambaikan tangan ke awak media, Selasa (3/9).
PDIP berharap reshuffle kabinet di akhir masa jabatan ditujukan untuk meningkatkan kinerja. Pasalnya, persoalan perekonomian rakyat mendesak untuk diselesaikan.
Saat ditanya lebih lanjut soal Menteri ESDM Arifin Tasrif yang akan digantikan oleh Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Presiden enggan menjawab kabar tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved