Senin 01 Juli 2019, 17:01 WIB

KPK Telah Tetapkan Tersangka Baru Kasus KTP-e

Putri Rosmalia Octaviyani | Politik dan Hukum
KPK Telah Tetapkan Tersangka Baru Kasus KTP-e

MI/ROMMY PUJIANTO
Ketua KPK Agus Rahardjo

 

KOMISI Pemberantasan Korupsi (KPK) mengatakan telah memiliki kemajuan dalam penyelidiikan beberapa perkara. Salah satunya kasus KTP Elektronik (KTP-E).

Ketua KPK, Agus Rahardjo, mengatakan KPK telah memiliki kemajuan dalam menangani kasus KTP-E. Telah dilakukan penetapan tersangka baru. Namun, ia masih enggan mengungkap siapa tersangka tersebut.

"E-KTP kami sudah menaikkan tersangka baru," ujar Agus, di gedung DPR, Jakarta, Senin (1/7).

Baca juga: KPK Periksa Elza Syarief untuk Markus Nari soal KTP-E

Ia belum mau merinci dari golongan apa tersangka baru tersebut. Begitu juga kapan KPK akan mengungkap ke publik nama tersangka tersebut.

Selain kasus KTP-E, Agus mengatakan juga telah memiliki kemajuan dalam penanganan beberapa kasus lain, seperti kasua BLBI. Terbaru dalam perkembangan kasus BLBI, KPK sudah menetapkan tersangka baru yakni, Sjamsul Nursalim dan Itjih Nursalim.

“Jadi insyaallah itu bisa selesai sebelum kami meninggalkan tugas,” ujar Agus.

Sementara itu Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang, mengatakan gelar perkara telah dilakukan KPK untuk kasus KTP-E pada pekan lalu. Proses akan terus dijalankan dalam waktu dekat.

"Mudah-mudahan nanti paling tidak untuk kasus berikutnya lebih terbuka bisa diselesaikan oleh pengganti kami," tutur Saut. (OL-4)

Baca Juga

ANTARA FOTO/Reno Esnir

PDIP: Arteria Dahlan Dahlan Sudah Diberi Sanksi Peringatan

👤Mediaindonesia 🕔Kamis 27 Januari 2022, 20:29 WIB
Menurut Hasto, hal ini menjadi pelajaran bagi Arteria dan seluruh kader meskipun apa yang disampaikan Arteria dalam kapasitas...
Divisi Humas Polri

Kapolri Komit Jadikan Kantor Polisi Ramah Disabilitas

👤Golda Eksa 🕔Kamis 27 Januari 2022, 20:14 WIB
Pada 2022, target beberapa fasilitas yang dibangun untuk penyandang disabilitas dan kelompok rentan yaitu 730 ruang ramah...
MI/DWI APRIANI

Imparsial: Kekerasan terhadap Pembela HAM Terus Terjadi

👤Dhika Kusuma Winata 🕔Kamis 27 Januari 2022, 20:05 WIB
Bentuk kekerasan paling tinggi dialami pembela HAM yakni serangan fisik. Kemudian, kriminasilasi atau...

E-Paper Media Indonesia

Baca E-Paper

Berita Terkini

Selengkapnya

Top Tags

BenihBaik.com

Selengkapnya

MG News

Selengkapnya

Berita Populer

Selengkapnya

Berita Weekend

Selengkapnya