Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON wakil presiden nomor urut 01, Ma’ruf Amin menegaskan pemilihan umum merupakan sebuah kesepakatan yang harus dihormati. Ma’ruf meminta agar semua pihak bisa menghormati proses pemilu agar tercipta situasi yang harmonis.
“Kalau kita semua taat pada kesepakatan itu maka semua akan berjalan baik. Tapi ketika kesepakatan itu kita cederai akan terjadi disharmoni. Maka kita berharap bangsa ini harus menjaga kesepakatan,” kata Ma’ruf saat acara buka bersama Tim Kampanye Nasional (TKN) di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Jum’at (17/5).
Sama halnya dengan Indonesia, kata Ma’ruf, merupakan negara kesepakatan yang harus dijaga dan jangan ada pihak yang ingin menciderainya. Ma’ruf menghimbau agar semua elite bisa menjaga situasi negara.
“Ternyata membuat kesepakatan gampang. Tapi menjaga mengawal kesepakatan itu yang tidak mudah. Perlu ada upaya-upaya salah satunya dengan upaya konsolidasi yang terus dilakukan,” ujarnya.
Baca juga: Ma'ruf Amin Minta BPN Sampaikan Paparan Kecurangan ke Bawaslu
Ma’ruf kemudian menyinggung adanya rencana people power yang dilakukan saat pengumunan hasil pemilu pada 22 Mei 2019. Ma’ruf berharap gerakan itu tidak terjadi.
“Saya harap tidak terjadi. Kita harus berpikir bahwa menjaga negara, mengutamakan negara dan bangsa harus lebih diutamakan daripada kepentingan kelompok dan sesaat,” ujarnya.(OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved