Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Dukung Pemindahan Ibu Kota, DPR Tunggu Hasil Kajian Bappenas

Rudy Polycarpus
06/5/2019 21:50
 Dukung Pemindahan Ibu Kota, DPR Tunggu Hasil Kajian Bappenas
Ketua DPR Bambang Soesatyo saat buka puasa bersama di Istana Negara, Senin (6/5) petang.(ANTARA)

SECARA prinsip DPR mendukung langkah pemerintah memindahkan Ibu Kota Negara selama sudah ada kajian matang dan komprehensif.

Hal itu disampaikan Ketua DPR Bambang Soesatyo seusai menghadiri buka puasa bersama pimpinan lembaga negara di Istana Negara, Senin (6/5).

"Prinsipnya kami di DPR mendukung sejauh itu sudah dikaji secara matang. Saya yakin apa yang disampaikan oleh Presiden bahwa ini sudah masuk pengkajian, kami menyambut baik. Tinggal pelaksanaannya harus betul hati-hati," ujarnya.

Dalam acara buka puasa bersama itu, Presiden Joko Widodo menggunakan kesempatan tersebut untuk memaparkan rencana pemindahan ibu kota di hadapan para pemimpin lembaga negara.

DPR, menurut Bambang, menunggu hasil kajian pemindahan ibu kota dirampungkan Bappenas.


Baca juga: Jokowi Singgung Pemindahan Ibu Kota ke Pemimpin Lembaga Negara


"Sejauh mana konsep yang sudah dibuat Bappenas dan disingkornkan dengan Kementerian Keuangan, nanti kami bahas lagi di DPR," ujarnya.

Terpisah, Presiden Jokowi menyatakan bahwa pemerintah tengah menyiapkan skema pemindahan ibu kota tanpa membebani keuangan negara.

"Saya sampaikan ke Menkeu tidak membebankan APBN, cari skema agar APBN tidak terbebani," ujar Jokowi ketika dalam sambutannya.

Presiden memastikan pemindahan ibu kota akan dikonsultasikan dengan seluruh lembaga terkait, baik dari sisi hukum maupun sisi politik.

Ia bahkan menyebut sudah ada tiga daerah yang telah menyiapkan lahan untuk ibu kota baru. Namun, Jokowi tidak menyebut nama tiga daerah yang dimaksud.

"Kami siapkan tiga alternatif daerah yang juga menyiapkan lahannya. Ada 80.000 hektare, 120.000 hektare, dan 300.000 hektare," pungkasnya. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya