Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
PARTAI Keadilan Sejahtera (PKS) menyatakan menghargai setiap tindakan yang dilakukan semua partai dalam koalisinya. Termasuk PAN dan Demokrat yang telah melakukan pertemuan dengan Joko Widodo (Jokowi). Kedua partai tersebut diisukan akan berpindah haluan bergabung dengan koalisi Jokowi-Amin.
Wakil Ketua Majelis Syuro PKS Hidayat Nur Wahid enggan menjelaskan apakah ia juga akan melakukan pertemuan dengan Jokowi dalam waktu dekat. Namun, ia menegaskan PKS masih kokoh mendukung Prabowo-Sandiaga.
"Kita menghormati pilihan politik dari siapa pun. AHY atau siapa saja, mereka buat keputusan politik kemudian mereka melakukan manuver apa pun, itu adalah hak masing-masing parpol. Tapi PKS tetap bersama Prabowo. Kami akan tetap konsolidasi dengan koalisi Pak Prabowo," ujar Hidayat, di gedung DPR, Jakarta, Senin (6/5).
Hidayat mengatakan PKS akan terus mengawal proses penghitungan suara hingga selesai pada 22 Mei mendatang. Ia masih yakin Prabowo-Sandiaga akan memenangkan pemilu presiden 2019.
Baca juga: Redakan Tensi Perlu Kedewasaan
Sementara itu, terkait upaya rekonsiliasi yang dilakukan kubu Jokowi-Amin, Hidayat mengatakan rekonsiliasi yang baik adalah yang berjalan alamiah tanpa provokasi pihak manapun.
"Menurut saya, rekonsiliasi yang paling baik adalah bukan dengan dikompori, diprovokasi. Biarlah berlaku dengan cara yang natural. Rekonsiliasi yang paling bagus adalah ketika kemudian beragam masalah yang dikritikkan bisa diselesaikan," ujar Hidayat.
Ia berharap berbagai masalah terkait pemilu bisa terlebih dulu diselesaikan pihak pemerintah sebelum berupaya melakukan rekonsiliasi.
"Jangan orang disuruh rekonsiliasi tapi masalah-masalahnya tidak selesai. Itu cara yang paling baik untuk rekonsiliasi secara natural," tegas Hidayat. (OL-2)
PKS meraih penghargaan terbaik Indeks Integritas Partai Politik (IIPP) 2025 dari Kemenko Polkam dan BRIN dalam Rakor Evaluasi di Bali.
Politkus PKS itu mengeklaim, pihaknya selalu konsisten menyuarakan agar melepas saham di PT Delta Djakarta.
Indonesia Muda Bicara direncanakan menjadi agenda rutin bulanan yang dilaksanakan secara luring, serta diperkuat melalui aktivitas di media sosial.
PKS tidak terjebak dalam logika biner antara pilkada langsung atau tidak langsung, melainkan mendorong adanya evaluasi yang berbasis data.
Sekjen PKS Muhammad Kholid menilai kritik Pandji Pragiwaksono lewat stand up comedy sebagai dinamika demokrasi yang wajar dan perlu disikapi jernih.
Partai Demokrat yang sebelumnya sempat menolak usulan Pilkada tak langsung kini mengubah haluan dan setuju atas hal tersebut.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved