Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Jokowi Imbau Masyarakat Jangan Golput

Rudy Polycarpus
07/2/2019 20:10
Jokowi Imbau Masyarakat Jangan Golput
(. ANTARA FOTO/Wahyu Putro )

PRESIDEN Joko Widodo mengimbau warga etnis Tionghoa menggunakan hak pilih mereka pada Pemilu 2019.

Menurutnya, tidak menggunakan hak memilih alias golput nukanlah solusi yang tepat untuk menjawab beragam persoalan serta tantangan bangsa.

"Golput pilihan, tapi arah negara ke depan itu ditentukan oleh hak pilih yang datang ke TPS," ujarnya saat menghadiri perayaan Imlek Nasional di JIExpo Kemayoran, Jakarta, Kamis (7/2).

Ia menjamin keamanan dan kenyamanan para pemilih untuk menyalurkan hak konstitusionalnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu tak mau ada masyarakat yang tidak datang ke TPS saat Pilpres karena merasa terintimidasi.

"Jangan mendengarkan hal yang menakut-nakuti. Jangan takut karena ditakut-takuti. Semuanya harus hadir di TPS karena ini menentukan masa depan negara ke depan. TNI - Polri menjamin keamanan. Jangan ada ketakutan itu," tandasnya.

Sementara, Ketua Panitia Perayaan Imlek Nasional 2019 Sudhamek mengatakan, sejarah suku Tionghoa tak bisa terpisahkan dari proses perjuangan Indonesia menuju kemerdekaan. Menurut Sudhamek, keterlibatan Tionghoa dimulai dengan empat perwakilan mereka yang masuk dalam anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

"Terjadi juga akulturasi budaya tionghoa, mulai dari arsitektur, ukiran kayu, makanan, dll. Tionghoa juga gak terpisahkan proses perjuangan kemerdekaan. Kami tegaskan kembali untuk mnggunakan hak konstitusi berbondong hadir ke TPS pada 17 April," ujarnya.

Perayaan Imlek Nasional 2019 mengusung tema 'Merajut Kebhinnekaan, Memperkokoh Persatuan'. Jokowi turut mengucapkan selamat tahun baru Imlek menggunakan bahasa Tiongkok kepada masyarakat yang merayakan.

Perayaan itu turut dihadiri Presiden ke-5 Megawati Soekarnoputri, Wakil Presiden ke-6 Try Sutrisno, Seskab Pramono Anung, Menteri Agama Lukman Hakim Saifuddin. Hadir pula Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, Ketum PBNU Said Aqil, dan tokoh Muhammadiyah Buya Syafii. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya