Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

TKN Usulkan Panelis Debat ke-2 Berasal dari Wilayah Timur

Insi Nantika Jelita
30/1/2019 21:20
TKN Usulkan Panelis Debat ke-2 Berasal dari Wilayah Timur
(ist)

DIREKTUR Konten Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin, Viki Satari mengungkapkan usulan perihal adanya panelis debat kedua pilpres dari pakar atau akademisi yang berasal dari wilayah timur Indonesia.

"Kita juga dalam forum (rapat pleno) menyampaikan usulan dari sisi spesifikasi unsur keterwakilan (panelis) ada unsur akademisi, NGO, tentunya dari sisi kepakaran yangg trkait isu debat. Misalnya ada perwakilan dari timur,"jelasnya di Gedung KPU, Menteng, Rabu (30/1).

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Komunikasi Politik TKN, Usman Kansong mengatakan usulan adanya panelis dari wilayah timur agar lebih merata dalam memberikan pertanyaan kepada kedua calon presiden.

"Terkait soal panelis kami memang mengusulkan agar panelis dari Indonesia Timur karena kalau kita lihat misalnya sumber daya alam itu mereka jangan-jangan lebih hebat daripada yang dari Universitas atau dari kampus di Indonesia Barat misalnya gitu,"kata Usman.

"Dan tadi KPU mengatakan akan mengakomodasi sekurang-kurangnya mungkin satu bisa.Tapi di debat berikutnya distribusi itu akan lebih merata nanti, luar universitas ataupun sumber-sumber pengetahuan, sumber pakar di daerah Indonesia Timur. Kami mau melihat dari sisi ya biar jangan Barat melulu gitu, ya harus ada timur juga ya."tutupnya.

Sebelumnya, Ketua KPU Arief Budiman dalam rapat pleno persiapan debat kedua, menyebutkan usulan nama-nama panelis kedua dalam debat. Yang diketahui sebagian besar dari akademisi perguruan tinggi negeri yang berada di wilayah Barat Indonesia. Nama tersebut masih akan dikonfirmasi oleh KPU. Berikut usulan panelis debat kedua:

1. Dr Ahmad Agus Setiawan. Researcher Universitas Gadjah Mada.

2.Dr. Arif Satria, rektor baru Institut Pertanian Bogor (IPB).

3.Prof. Ir, Joni Hermana rektor Institut Teknologi Sepuluh (ITS).

4.Prof.Dr.Ir. Irwandy Arif, Rektor Insitut Teknik Bandung (ITB).

5. Sudharto P Hadi, Guru Besar Universitas Diponegoro (Undip) Semarang.

6.Nur Hidayati, Direktur Eksekutif Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi)

7. Suparto Wijoyo, Koordinator Magister Sains Hukum dan Pembangunan Sekolah Pascasarjana, Universitas Airlangga. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya