Headline

Publik diminta terus bersikap kritis terhadap tindakan aparat.

Jokowi Tampil Tegas Prabowo Lebih Kalem

MI
19/1/2019 07:40
Jokowi Tampil Tegas Prabowo Lebih Kalem
(ANTARA FOTO/Setneg-Agus Suparto)

DEBAT perdana calon presiden dan wakil presiden yang diikuti Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin dan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di Jakarta, Kamis (17/1) malam, telah usai.

Monica Kumalasari, pakar bahasa tubuh berbasis sains yang mendapat lisensi dari Paul Ekman, mengupas bahasa tubuh dua pasang calon pe­mimpin Indonesia 2019-2024.

Pada Prabowo yang terlihat adalah peningkatan kedipan mata yang lebih cepat dari biasanya. Penyebabnya bisa jadi dua hal yang berbeda.

“Bisa stres, bisa juga udaranya dingin sekali jadi (berkedip) untuk membasahi mata,” ucapnya.

Ada perubahan gaya dari Jokowi dan Prabowo dalam debat perdana ini. Jokowi yang biasanya santai jadi lebih tegas, sementara Prabowo jadi lebih kalem.

Para kandidat punya cara yang berbeda dalam menegaskan suatu argumen.
Prabowo cenderung mengekspre­sikannya lewat gerak tangan menunjuk-nunjuk, sedangkan Jokowi menandakannya dengan mengulang-ngulang kata tersebut.

“Juga bicaranya pakai tone suara perut,” imbuh Monica mengenai Jokowi.

Dari gaya verbal, Jokowi banyak menyajikan data saat berargumen. Pesaingnya, Prabowo-Sandi dinilai lebih banyak mengutarakan soal persepsi daripada data.
Contohnya, pernyataan “...yang kita ketemukan ada perasaan di ma­­syarakat bahwa kadang-kadang aparat itu berat sebelah,” yang diuta­rakan Prabowo.

Ketika bicara, pasangan nomor urut 02 sering memakai kata kami atau Prabowo Sandi alih-alih sa­ya. Tapi, ada juga gaya verbal Pra­­bowo yang menekankan kata saya, ketika bercerita tentang pembentuk­an pa­sukan antiteror pertama yang di­­lakukannya bertahun-tahun silam. Itu menyiratkan dirinya merasa su­perior.

Sementara itu, Sandiaga Uno di­­ni­­lai lebih tenang di atas panggung. Namun, ada satu kalimat yang menyiratkan tingkat kepercayaan diri yang mungkin rendah.

Ketika bicara soal kepastian hukum, dia bertanya pada Jokowi me­­­ngenai apa yang akan dilakukan seandainya terpilih lagi jadi presiden. (Ant/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Riky Wismiron
Berita Lainnya