Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA Dewan Penasihat Tim Kampanye Nasional (TKN), Romahurmuziy mempertanyakan wacana kembali terbitnya majalah Obor Rakyat menjelang Pemilu. Romi, sapaannya, juga heran kenapa pihak Obor Rakyat berencana menerbitkannya kembali, padahal telah dipidana pada 2017 silam.
"Jadi apa enggak kapok-kapok setelah memproduksi Obor Rakyat dan kemudian mendapatkan pidana atas tersebarnya hoax dan ujaran kebencian itu, kok sekarang masih mau diulangi lagi?" kata Romi.
Romi juga mengatakan Obor Rakyat merupakan bagian dari kampanye hitam yang terbukti berisi fitnah terhadap Presiden Jokowi. Jika kemudian konten masih memuat hal yang sama, Romi meminta hal tersebut tidak boleh dilakukan lagi, lantaran bisa menganggu proses pemilihan dengan kabar hoaks.
"Kalau kemudian Obor Rakyat direncanakan terlebih lagi dengan konten yang sama, potret atau imaji tentang Obor Rakyat yang dalam tiga kali penerbitan selama Pilpres lalu sangat terasa negatifnya," kata Romi.
Untuk itu, Ia menyesalkan terbitnya Obor Rakyat yang dampaknya sampai sekarang masih ada sebagai sebuah fitnah.
Menurutnya, lebih baik pihak lawan membawa kabar positif dari masing-masing paslon yang didukung, ketimbang menyebarkan fitnah dan hoaks. Masyarakat, kata Romi perlu pendidikan politik yang beradab dan harus jauh dari kabar fitnah.
"Makanya kita biasakan rakyat untuk membaca fakta, bukan lagi fiksi, karena yang disampaikan oleh relawan-relawan, bahkan pimpinan paslon nomor 02 itu banyak diantaranya yang berbau fiktif ketimbang fakta," kata Romi. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved