Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

SBY Diminta Tegur Andi Arief

Putri Anisa Yuliani
08/1/2019 19:10
SBY Diminta Tegur Andi Arief
(ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

DIREKTUR Hukum dan Advokasi Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Amin Irvan Pulungan meminta agar Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono menegur kadernya Andi Arief jika terbukti telah menyebarkan hoaks.

Sebelumnya, anggota TKN Hendra Setiawan telah melaporkan Andi Arief yang saat ini berstatus wakil sekjen Partai Demokrat ke Bareskrim Mabes Polri atas cuitan hoax di media sosial Twitter berisi adanya tujuh kontainer surat suara yang sudah dicoblos untuk memenangkan pasangan nomor urut 01 Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Saya meminta agar Pak SBY dapat menegur dengan keras kadernya karena telah menyebarkan hoax," ujar Irvan saat mendampingi Hendra yang diperiksa sebagai pelapor di Bareskrim Mabes Polri, Selasa (8/1).

Irvan pun menegaskan teguran itu harus dilakukan untuk membersihkan nama Jokowi-Ma'ruf Amin yang tercemar akibat hoax tersebut sekaligus memperingatkan agar para politikus tidak menyebarkan hoax.

"Jangan sampai yang bersangkutan malah dijadikan pahlawan demokrasi karena menyebarkan informasi kepada publik. Karena informasi yang diberikan itu semuanya bohong," tegasnya.

Sementara itu, dalam pemeriksaan hari ini, pelapor Hendra Setiawan mengungkapkan dirinya dicecar 20 pertanyaan oleh penyidik. Pertanyaan tersebut terkait indikasi kerugian politik yang diderita pasangan Jokowi-Ma'ruf Amin akibat hoax tersebut.

Hendra juga meminta agar penyidik memeriksa keasilan cuitan yang dilakukan oleh akun Andi Arief.

"Ada 20 pertanyaan seputar kerugian yang diderita pasangan yang kami dukung. Kami menegaskan hoax itu sudah sangat merugikan, sudah menjadi viral, dan sebagian masyarakat sudah percaya padahal kami tidak melakukan seperti yang dituduhkan oleh akun Twitter itu," tandasnya.(OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya