Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Konstitusi dan Demokrasi (KoDe) Inisiatif, Veri Junaidi menilai kedua pasangan calon akan saling menyerang pada saat debat pilpres mendatang. Menurutnya selama saling menyerang gagasan, hal tersebut tidak jadi masalah.
"Bisa jadi (saling menyerang). Sepanjang yang proses saling-serang itu terkait konsep gagasan atau proposal yang akan mereka ajukan kepada publik terkait dengan proses penegakan hukumnya, menurut saya positif,"ungkap Veri di Kantor Kode Inisiatif,, Jakarta, Minggu (6/1).
Veri menambahkan dalam debat pertama yang mengangkat isu hukum, HAM, korupsi dan terorisme harus dilihat solusi program yang diajukan dan ditawarkan oleh kedua kubu.
"Yang harus dilakukan adalah proposal apa yang diberikan. Keduanya punya amunisi yang sama-sama kuat. Tinggal itulah kemudian yang harusnya disampaikan diruang-ruang publik, bukan cuma ngomong gimmicknya saja," kata Veri.
baca juga : Ma'ruf Amin Bahas Materi Debat dengan Tim Khusus
Menurutnya amunisi yang dimiliki kedua kubu misalnya dari Joko Widodo memiliki kelebihan dari sisi kinerja yang sudah diketahui oleh publik. Begitu pula dengan penantang, Prabowo Subianto, yang mengetahui catatan tidak sempurna dari pemerintah seperti masalah ekonomi, atau penegakan hukum harus menjadi isu yang didalami.
"Pak Jokowi misalnya kelemahan di penegakan hukum itu apa, dan apa yang akan mereka lakukan untuk menutupi kelemahan itu diberitahukan ke publik (saat debat). Pak Prabowo juga yang belum pernah memimpin republik ini, tapi punya proposal yang jauh lebih baik. Ya diberitahukan,"jelas Veri.
"Jadi agak lebih maju dibanding saling gontok-gontokan, yang menurut saya jadi tidak menarik dan tidak mendidik. Ruang publik masih diisi oleh isu-isu yang menurut saya enggak penting seperti gimmik dan lain sebagainya."tandasnya. (OL-8)
Prabowo yang berlatar belakang militer membutuhkan sosok berpengalaman di bidang ekonomi.
Partai Keadilan Sejahtera (PKS) resmi memberikan restu kepada Muhaimin Iskandar alias Cak Imin menjadi cawapres untuk capres Anies Baswedan.
Bidang Media dan Penggalangan Opini (MPO) Partai Golkar perlu mensosialisasikan capaian Partai Golkar dan Ketua Umum DPP Partai Golkar Airlangga Hartarto.
SEJUMLAH kader Partai Demokrat Jawa Barat mengaku tersinggung dengan pernyataan calon presiden (capres) Prabowo Subianto dalam debat terakhir, Sabtu (13/4).
Tadi malam, pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 Joko Widodo-Ma'ruf Amin dan pasangan calon dengan nomor urut 02 Prabowo Subianto-Sandiaga Uno menutup debat kelima di Hotel Sultan, Jakarta.
Saat diminta oleh Prabowo untuk menjawab pertanyaan seputar pengembangan e-sport, Sandiaga mengatakan, "You wanna test your vice president."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved