Headline

Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.  

Kubu Prabowo Dianggap Terlalu Khawatir Perihal Moderator Debat

Putri Rosmalia Octaviyani
29/12/2018 15:30
Kubu Prabowo Dianggap Terlalu Khawatir Perihal Moderator Debat
(Ist)

BADAN Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandiaga dianggap terlalu khawatir akan siapa yang dipilih KPU untuk menjadi moderator debat capres-cawapres. Hal itu membuat mereka kerap melemparkan kecurigaan pada sosok-sosok kandidat yang namanya telah muncul belakangan ini.

Ketua Fraksi Hanura DPR, Inas Nasrullah, mengatakan kubu Prabowo-Sandi dihantui rasa takut karena berhati-hati dalam memilih moderator debat capres-cawapres. Hal itu menunjukkan rasa tidak percaya mereka pada kerja professional KPU.

"Kubu Prabowo setiap detik, menit, sampai hari dihantui oleh ketakutan yang sudah mendarah daging, sehingga bukan saja hoax yang mereka produksi, tapi juga rasa takut, dengan tujuan menebarkan hoaks serta rasa takut kepada masyarakat. Tapi saking seringnya memproduksi itu, akhirnya mereka ketakutan sendiri,” ujar Inas, dalam keterangannya, Sabtu, (29/12).

 

Baca juga: Ma’ruf Amin: Siapapun Moderator dan Panelis Debat Kandidat Harus Objektif

 

Inas mengatakan, ia percaya pada kinerja KPU dalam memilih moderator yang professional dan berintegritas. Kandidat yang telah dipilih untuk moderator panelis juga merupakan sosok-sosok professional.

“Padahal mereka itu para profesional yang sangat tahu bahwa mereka harus berdiri benar-benar di tengah," ujar Inas.

Sebelumnya, untuk moderator debat capres-cawapres, KPU mengusulkan enam nama kandidat, yaitu Najwa Shihab, Ira Koesno, Bayu Sutiyono, Tomi Cokro, Alfito Deannova, dan Prabu Revolusi. 

Dari keenam nama itu, KPU akhirnya memutuskan Ira Koesno dan Imam Priyono yang akan berperan sebagai moderator pada debat pertama capres-cawapres pemilu 2019.

Pemilihan kandidat moderator debat sempat dikritik oleh Wakil Sekjen Demokrat, Andi Arief. Ia mengatakan, tidak ada yang benar-benar netral dari sosok-sosok tersebut. (OL-3)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Dwi Tupani
Berita Lainnya