Headline
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Menkeu disebut tidak berwenang mengganti pejabat, terutama untuk eselon I dan II.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin akan mengintensifkan kampanye pemilu presiden (pilpres) di awal Januari 2019. Narasi yang dibangun dengan lebih menjabarkan Nawacita jilid 2 yang diusung pasangan capres dan cawapres nomor urut 01 tersebut.
Hal itu disampaikan juru bicara TKN Jokowi-Amin, Arya Sinulingga setelah pihaknya mengevaluasi kampanye yang dilakukan hingga akhir tahun 2018.
“Kami akan masuk ke penjabaran detil Nawacita jilid 2. Apa yang akan kami lakukan akan dibuka lebih detil lagi,” kata Arya di Posko Cemara, Menteng, Jakarta, Rabu (26/12).
Hal yang dilakukan, kata Arya, dengan mengintensifkan gerakan para caleg partai politik pengusung untuk sama-sama menenangkan Jokowi-Amin.
“Caleg-caleg kami ini sudah dibekali. Nanti mereka akan intensif terjun ke masyarakat kampanyekan pak Jokowi dan kiai Ma’ruf. TKN juga sudah terjun langsung melakukan kanvasing ke daerah-daerah,”
Di tempat yang sama, Wakil Ketua TKN Jokowi-Amin, Arsul Sani mengatakan, tim telah mempersiapkan untuk menghadapi debat perdana yang dilakukan pada 17 Januari 2019.
Pun demikian, pihaknya belum bisa menyampaikan detil persiapan yang dilakukan. Strategi, kata Arsul, bisa saja berubah seiring perkembangan waktu.
“Tentu kami yang mengawal calon petahana mempersiapkan diri sebaik-baiknya. Detilnya apa kami belum bisa sampaikan. Tidak menutup kemungkinan dua minggu kedepan ada perubahan,” jelasnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved