Headline

Tanpa kejelasan, DPR bisa ganti hakim yang telah dipilih.

KPU Diminta Masukkan Isu Kebudayaan dalam Debat Capres-Cawapres

Nurjiyanto
04/12/2018 21:08
KPU Diminta Masukkan Isu Kebudayaan dalam Debat Capres-Cawapres
(Ilustrasi)

ORGANISASI Mufakat Budaya Indonesia (MBI) yang berkecimpung dibidang isu budaya mendatangi kantor Komisi Pemilihan Umum (KPU). Kedatangan tersebut dalam hal mendorong KPU agar memasukan isu terkait kebudayaan dalam debat capres-cawapres yang dirancanakan akan dilakukan tahun depan.

Koordinator MBI Radhar Panca Dahana menganggap isu budaya penting untuk dimasukan dalam materi debat. Pasalnya, adanya keberagaman budaya bangsa di masyarakat Indonesia memiliki peran penting dalam menjaga kesatuan sehingga para kandidat tersebut akan diminta pandangannya mengenai hal tersebut.

"Kita berharap bagaiamana sang kandidat ini baik capres dan cawapresnya punya pemahaman mengenai itu. Kalau tidak memahami kebudayaan bagaimana mengerti bangsanya. Karena bangsanya dibentuk oleh budaya," ujarnya saat ditemui di Kantor KPU RI, Jakarta, Selasa (4/12).

Pihaknya pun mengaku siap membatu KPU dalam menyusun materi-materi debat jika nantinya isu terkait budaya dijadikan materi debat.

Ditempat yang sama, Ketua KPU Arief Budiman mengatakan pihaknya mengapresiasi adanya usulan tersebut dan akan mempertimbangkan dimasukannya isu kebudayaan sebagai materi debat.

Dirinya mengatakan MBI nantinya bisa mengirimkan list pertanyaan yang nantinya akan dijadikan materi dalam bahasan isu budaya. Pihaknya pun menuturkan saat ini masih memformulasikan materi serta isu apa yang nantinya akan dijadikan tema debat.

"Misalnya debat pertama pelayanan publik, perekonomian sama pertahanan. Debat kedua tentang budaya, tentang sosial, pendidikan. Debat ketiga internasional hukum dan lingkungan. Nah budaya pasti bisa mengambil salah satu sesi," ungkapnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya